LampungCorner.com, LAMTIM – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum bahagia mewarnai halaman Islamic Center Sukadana, Sabtu (14/6/2025). Sebanyak 385 jamaah haji asal Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dari Kloter 7 tiba di tanah air dan disambut langsung oleh Wakil Bupati Azwar Hadi bersama jajaran Forkopimda.
Ratusan keluarga sudah memadati lokasi sejak pagi, menanti dengan penuh kerinduan. Kembalinya para tamu Allah itu menjadi momen penuh kehangatan dan spiritualitas yang menyentuh hati.
Wakil Bupati Azwar Hadi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap, pengalaman spiritual selama di tanah suci dapat menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan inspiratif di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita semua bersyukur. Para jamaah haji kembali dengan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan tentunya Lamtim yang kita cintai,” ujar Azwar Hadi dengan penuh haru.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamtim untuk terus meningkatkan pelayanan bagi para jamaah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga kepulangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini. Insyaallah, pelayanan akan terus kami tingkatkan agar jamaah lebih nyaman dan merasa dihargai,” tambahnya.
Namun, di tengah suka cita, terselip duka. Kepala Kantor Kemenag Lamtim, Indrajaya, menyampaikan bahwa dari total 387 jamaah Kloter 7, dua di antaranya wafat di tanah suci, yakni Sagiyem Karyo Dikromo (asal Mataram Baru) dan Sutrisno Mariman Kisut (asal Labuhan Ratu).
“Dua jamaah kita wafat, insyaallah husnul khotimah. Pelaksanaan ibadah haji mereka sudah dibadalkan sesuai syariat. Keluarga juga memperoleh hak asuransi haji. Maka, yang kembali hari ini sebanyak 385 orang,” terang Indrajaya.
Acara penyambutan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan salam-salaman yang diselimuti suasana emosional. Pelukan dan air mata jadi saksi bisu betapa rindunya keluarga menanti kepulangan orang tercinta dari tanah suci. (*)
Editor: Furkon Ari
















