Total Ada 14 Koperasi Merah Putih Sudah Miliki Gerai Usaha di Bandar Lampung

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Sebanyak 14 Koperasi Merah Putih di Kota Bandar Lampung telah memiliki gerai usaha aktif. Sementara lebih dari seratus koperasi lainnya masih beroperasi sebatas unit simpan pinjam dan tengah bersiap mengembangkan usaha produktif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, menjelaskan bahwa pemerintah kota terus mendorong agar seluruh koperasi Merah Putih memiliki unit usaha sendiri.

“Yang sudah punya gerai usaha ada 14 koperasi. Yang lainnya sedang bertahap menyusul supaya punya unit usaha dan gerai sendiri,” ujar Riana, Minggu (19/10).

Baca Juga :  Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Menurutnya, sebagian besar koperasi Merah Putih yang belum memiliki gerai masih menjalankan fungsi simpan pinjam dengan dana yang bersumber dari anggota.

“Namanya koperasi, dari anggota untuk anggota. Tapi ke depan kita arahkan agar bisa punya usaha lain,” jelasnya.

Beberapa koperasi disebut telah mulai membuka gerai sembako, bekerja sama dengan Bulog untuk penjualan beras, serta menyediakan produk kebutuhan pokok lain seperti LPG dan air minum dalam kemasan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan dukungan penuh terhadap penguatan koperasi Merah Putih melalui rencana bantuan modal usaha.

Baca Juga :  Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

“Ibu Wali Kota sangat mendukung. Rencananya akan diberikan bantuan modal sekitar Rp100 juta per koperasi, secara bertahap di beberapa kecamatan,” terang Riana.

Total alokasi anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai sekitar Rp2,5 miliar dan ditargetkan mulai terealisasi pada tahun 2026.

“Dana itu akan digunakan untuk modal pembelian LPG, sembako, beras, dan kebutuhan pembukaan usaha koperasi,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper
Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor
Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karhutla Kembali Melanda TNBBS di Pesisir Barat, Lebih dari 3 Hektare Terbakar
Berita ini 390 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Berita Terbaru