Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Estafet kepemimpinan organisasi para pengusaha di Lampung Selatan resmi berganti. Dalam perhelatan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung Selatan yang digelar di Hotel Grand Elty Kalianda, M. Fikry Suryapasya terpilih secara aklamasi untuk menakhodai organisasi ini selama lima tahun ke depan, periode 2026-2031.

​Fikry melanjutkan tongkat estafet dari ketua sebelumnya, Tatang Rohadi. Terpilihnya Fikry dengan dukungan bulat menandai babak baru bagi iklim usaha di gerbang pulau Sumatera tersebut.

​M. Fikry Suryapasya menerangkan, fokus utamanya saat ini adalah membangun jembatan komunikasi yang kokoh (konsolidasi) internal dan eksternal.

​”Kedepannya nanti, bagaimana perusahaan-perusahaan di Lamsel harus ada konsolidasi. Antara APINDO dengan pemerintah harus bersinergi. Kita harus selaraskan keinginan dari perusahaan seperti apa dan pemerintah seperti apa, sehingga bisa berjalan bersama-sama secara baik,” ujar Fikry.

Baca Juga :  PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Ia menyadari bahwa potensi industri besar di Lampung Selatan sangat tinggi, namun seringkali terkendala isu klasik seperti perizinan dan lahan maupun kendala lainnya. APINDO di bawah komandonya berjanji akan hadir sebagai solutor, bukan sekadar pelapor masalah.

​”Ya kan banyak kendala-kendala, baik dari perusahaan, perizinan lahan, atau lainnya, kita siap mengawal semua,” tegasnya.

​Selain itu, Fikry menegaskan komitmen APINDO dalam fungsi advokasi bagi para anggotanya. Ia berencana menerapkan pendekatan yang lebih humanis dan cair untuk menyerap aspirasi pengusaha, salah satunya melalui forum informal namun produktif.

​”Kita juga akan lebih sering coffee morning dengan perusahaan-perusahaan sehingga tahu kendala apa yang dialami,” tambahnya.

​Terkait isu sensitif ketenagakerjaan, Fikry memastikan APINDO akan tetap memegang peran sentral di Dewan Pengupahan dengan pendekatan yang berkeadilan dan berbasis data, demi menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan di Lampung Selatan.

Baca Juga :  Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan

​”Termasuk pembentukan dewan upah yang selama ini memang APINDO yang menentukan dewan upah agar lebih baik kedepannya,” tutup Fikry.

​Bagi masyarakat luas, APINDO mungkin terdengar formal. Secara garis besar, APINDO adalah wadah resmi bagi para pengusaha dan pemberi kerja. Organisasi ini memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan hubungan industrial.

​Di tingkat kabupaten, APINDO menjadi corong aspirasi perusahaan, mulai dari skala UMKM hingga industri besar, untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif, harmonis dengan tenaga kerja, dan selaras dengan program pembangunan daerah. Salah satu peran paling krusial APINDO adalah keterlibatannya dalam Dewan Pengupahan untuk menentukan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB