Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto merespons langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengkaji kemungkinan penurunan status pasar modal Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Prabowo menegaskan, Indonesia tidak akan gentar menghadapi tekanan dari pihak mana pun. Ia menyatakan, berbagai tantangan yang muncul harus dijawab dengan keberanian dan keyakinan terhadap kekuatan bangsa sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Kesulitan kita masih banyak, gangguan masih banyak, kita terus diadang, ada apa itu? Macam-macam lah. MSCI, macam-macam. Dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun, dan tidak akan gentar,” ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan.

Baca Juga :  Pratikno Pimpin Wantimpres Era Prabowo, Rocky Gerung hingga Quraish Shihab Masuk

Menurut Prabowo, berbagai tantangan akan terus menghadang Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah maupun bangsa Indonesia kehilangan keberanian untuk menghadapinya.

“Kita punya kekuatan, kita punya keberanian dan kita rela berkorban dan kita tidak mengenal menyerah,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya keberanian menghadapi tekanan, Prabowo juga menyatakan pemerintah siap melakukan penghematan besar-besaran jika diperlukan.

Menurutnya, efisiensi dapat menjadi salah satu langkah untuk menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi kondisi nasional.

“Kalau perlu kita adakan penghematan besar-besaran, kalau lebih hemat lagi nanti,” ucap Prabowo.

Sebelumnya, pada 16 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Keputusan final terkait usulan tersebut dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Baca Juga :  Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus

MSCI menyoroti sejumlah persoalan struktural di pasar modal Indonesia. Di antaranya, transparansi struktur kepemilikan saham, konsentrasi kepemilikan yang dinilai terlalu tinggi, serta praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Pengumuman tersebut kemudian diikuti tekanan tajam terhadap pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok 11,6 persen pada Jumat (16/10/2026).

Tekanan berlanjut pada Senin (19/10/2026), ketika IHSG kembali melemah 3,64 persen dan ditutup di level 4.996,00. Angka tersebut menjadi level terendah dalam enam tahun, berdasarkan data dalam bahan berita.

Perkembangan ini menempatkan evaluasi MSCI sebagai salah satu isu penting bagi pasar modal Indonesia. Selain respons pemerintah, perhatian investor juga tertuju pada langkah perbaikan tata kelola, transparansi kepemilikan, dan kualitas perdagangan saham di dalam negeri. (*)

Berita Terkait

Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan
Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Sebut Hasil Kerja Menteri Membanggakan
Menkomdigi Tegaskan Tak Batasi Informasi Karhutla di Medsos
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP: Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
KMP Batu Mandi Terbakar Saat Menyeberang ke Merak, Penumpang Dievakuasi
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Mantan KSAD Subagyo HS di Mabesad
98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Sebut Hasil Kerja Menteri Membanggakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:56 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP: Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:33 WIB