Air Mata untuk Lamsel, 263 Anak Kehilangan Orang Tua karena Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 3 September 2021 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Istimewa

Ilustrasi: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — Pandemi Covid-19 di Lampung Selatan (Lamsel) menjadi mimpi buruk bagi anak-anak.

Tercatat, 263 orang anak di Lamsel menjadi yatim piatu karena kehilangan orang tua akibat Covid-19.

Kepala Dinas Sosial (Dissos) Lamsel, Dulkahar, menerangkan hal ini Jumat (3/9/2021).

Dia mengatakan, data itu dihimpun sejak terkonfirmasinya kasus Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 hingga saat ini.

Baca Juga :  Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

“Kementerian Sosial yang minta. Datanya dinamis, nanti akan kita kirim terus kalau ada perubahan,” jelasnya.

Dia mengaku belum mengetahui jenis bantuan apa yang akan diberikan oleh Kemensos sebagai upaya memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak-anak itu.

Baca Juga :  Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi

“Mungkin untuk pendidikan, KIP, KIS, atau bantuan berupa program PKH,” duganya.

Untuk Pemkab Lamsel sendiri telah memiliki program santunan kepada keluarga pasien yang meninggal akibat Covid-19. Rp5 juta per santunan.

“Wagub Lampung Chusnunia Chalim sampai memberikan apresiasi khusus karena jumlahnya terbesar di provinsi ini,” ungkapnya. (*)

Red

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block
Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI
Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Berita Terbaru