LAMPUNGCORNER.COM, Pringsewu — Seorang kakek warga Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Hs (67) tewas gantung diri.
Ia kali pertama ditemukan menantunya, Siti (19) pada Minggu (19/12/2021) pukul 05.30 WIB.
Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh menjelaskan, korban gantung diri dengan seutas tali tambang.
“Kemudian tali dikaitkan ke pohon jati,” jelasnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri.
Pohon ini berada di depan rumah yang ditinggali korban bersama anak dan menantunya.
Siti yang melihat ada sosok tergantung di pohon jati setinggi tiga meter ini lantas berteriak.
Dia memanggil suami dan anggota keluarga lain yang berada di dalam rumah.
“Setelah dilihat dari dekat, ternyata yang tergantung mertuanya sendiri,” imbuh kapolsek.
Setelah mengevakuasi korban, polisi melalukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kemudian mengidentifikasi dan memeriksa mayat dibantu tenaga medis dari Puskesmas Bumiratu.
Hasilnya di tubuh korban tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan dan ditemukan ciri khas bunuh diri.
“Dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidup lantaran tidak kuat menahan sakit menahun yang dideritanya,” terang kapolsek
Dugaan diperkuat dengan keterangan sejumlah saksi dan keluarga yang menyatakan selama beberapa tahun korban sakit asam urat.
“Karena pihak keluarga menolak untuk autopsi, maka jenazah langsung kami serahkan untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)
Red















