LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukit Tinggi dekat Pasar Bambu Kuning mendatangi Pemerintah Kota Bandarlampung, Selasa (16/11/2021).
Mereka mempertanyakan nasib lapak dagangan di pinggir jalan tersebut yang rencananya ditertibkan Pemkot Bandarlampung, Rabu (17/11/2021) besok.
Hitmi Bintang, salah satu pedagang mainan menerangkan, pihaknya bersama 70 pedagang lainnya mendatangi pihak Pemkot untuk meminta kejelasan soal relokasi ke lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning.
“Tapi, kami berharap kalau bisa bertahan di situ (pinggir jalan). Tapi dirapikan lagi. Karena lantai 2 dan 3 bisa dikatakan tidak layak untuk dagang,” ungkapnya, Selasa (16/11/2021).
Hitmi mengatakan, pihaknya bersama pedagang lain sudah mencoba berjualan di lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning. Namun, omset yang didapat tidak bisa memenuhi kebutuhan. Hanya cukup bayar utang.
“Kita sudah kurang lebih dagang tiga tahun di lokasi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, David, seorang pedagang sandal menjelaskan, kalau ingin pedagang masuk Pasar Bambu Kuning ia minta fasilitas. Seperti eskalator, kebersihan, dan lain-lain.
“Kita belum ada kesepakatan. Katanya dalam kajian. Selama dikaji, kami berharap bisa tetap berdagang di lokasi lama,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Wilson Faisol mengutarakan pihaknya sudah berdiskusi dengan pengembang terkait lokasi.
“Pengembang menyatakan berapa pun pedagang yang masuk Pasar Bambu Kuning, mereka siap Juga pembenahan sarana dan prasarana. Jadi, penertiban tetap sesuai jadwal,” tegasnya. (*)
Red















