Curi Mebel di 13 Lokasi Dalam Sebulan, Dua Maling Ditembak

- Jurnalis

Jumat, 20 Agustus 2021 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar rekaman CCTV saat kedua pencuri mengambil meja dan kursi di sebuah rumah. FOTO: Istimewa

Tangkapan layar rekaman CCTV saat kedua pencuri mengambil meja dan kursi di sebuah rumah. FOTO: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Dua tersangka komplotan spesialis pencuri kursi dan meja ukir atau mebel di halaman rumah warga ditangkap polisi.

Keduanya sangat ahli dalam mencuri, sebab hanya dalam waktu satu bulan mereka sudah mencuri di 13 lokasi.

Pada Kamis (19/8/2021) siang, kedua tersangka yang bernama Yogi (25) warga Natar dan Anggi (26) warga Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, harus berjalan tertatih. Sebab polisi terpaksa menembak kaki keduanya karena mencoba melawan dan kabur saat akan ditangkap.

Baca Juga :  Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

“Saat mencuri, keduanya berbagi peran. Ada yang berjaga di luar pagar dengan motor, dan ada yang masuk kemudian mengirimkan kursi dan meja di halaman rumah keluar,” ungkap Kapolses Tanjungsenang, Ipda Rosali.

Aksi keduanya sempat terekam kamera CCTV di salah satu rumah korban, di wilayah Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung.

Kepada polisi para tersangka mengaku memilih mencuri kursi dan meja hias di halaman rumah, karena lebih mudah diambil dan juga dijual.

Baca Juga :  Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung

Mereka nekat mencuri lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap. Salah satu tersangka sebelumnya menjadi pengemudi ojek online, namun kini akunnya sudah di non aktifkan.

Dari kedua tersangka polisi menyita barang bukti dua set kursi dan meja ukir yang belum sempat dijual, serta dua unit motor yang digunakan mereka untuk mencuri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*)

Red

Berita Terkait

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur
Budiyono Soroti Risiko Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan, Ini Lima Prinsip Perlindungannya
Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Mengaku Jadi Korban
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Berita ini 40 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Rabu, 4 November 2026 - 08:32 WIB

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 18:26 WIB

Budiyono Soroti Risiko Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan, Ini Lima Prinsip Perlindungannya

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Berita Terbaru

Personel Tim Rescue C Damkarmat Kota Bandar Lampung mengevakuasi jasad perempuan lanjut usia yang ditemukan di dalam sumur di belakang rumahnya, Jalan Makmun Isya, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Selasa (3/11/2026). Foto: Ist.

BANDAR LAMPUNG

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:32 WIB