Home / BANDAR LAMPUNG / HUKUM

Senin, 21 Juni 2021 - 10:20 WIB

Dianiaya dan Diancam Bunuh, Warga Wayhalim Polisikan Suami

Surat tanda laporan dugaan KDRT. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Sulaiman

Surat tanda laporan dugaan KDRT. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Seorang ibu rumah tangga (IRT), SR (48), warga Wayhalim melaporkan suaminya Sabki ke Polresta Bandarlampung, Sabtu (19/6/2021).

Perempuan ini mengaku menjadi korban tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan sang suami.

Laporan tersebut tertuang dalam laporan nomor LP/B/1392/VI/2021/LPG/RESTA BALAM tanggal 19 Juni 2021 di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandarlampung.

SR menjelaskan, KDRT yang dialaminya sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan.

Hanya pihaknya enggan untuk melaporkan tindakan tersebut lantaran diancam terlapor.

“Katanya kalau lapor polisi saya sama anak-anak mau dibunuh,” ungkapnya.

Dia menerangkan, peristiwa yang membuat kepalanya robek dan memar tersebut terjadi Jumat (18/6/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Terlapor tiba-tiba melempar gelas berisi kopi karena cek-cok mulut dengan korban.

“Saat itu anak laki-laki saya langsung memeluk saya, dan membawa saya ke luar. Tapi karena saya harus kerja, saya langsung pergi,” urainya.

Di tempat kerja darahnya terus mengucur. Bosnya lalu membawa dirinya ke klinik di daerah Jalan Pangeran Antasari. Ia mendapat delapan jahitan.

SR menceritakan, tindak kekerasan yang dilakukan suaminya tersebut pernah terjadi kepada anak-anaknya.

Anak pertama dihadiahi bekas luka jahitan sepanjang 5 cm, sedangkan si bungsu mendapatkan luka jahitan sepanjang 14 cm.

“Karena sudah nggak tahan lagi, jadinya saya lapor ke polisi. Saya harap polisi segera melakukan tindakan agar saya dan anak-anak bisa aman,” ujarnya. (*)

Red

Share :

351 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Sudah Akhir Tahun, APBD Bandarlampung 2021 Baru Terserap 50 Persen

BANDAR LAMPUNG

Usia Bandarlampung 339 Tahun, Target Eva: Rapikan Infrastruktur dan Jembatan Pulau Pasaran

BANDAR LAMPUNG

Mesuji dan Waykanan Jadi Zona Merah Covid-19, Empat Daerah Zona Oranye

BANDAR LAMPUNG

Dilepas Gubernur, Kormi Lampung Targetkan Lima Besar di Fornas VI Sumsel

BANDAR LAMPUNG

Simpan Sabu di Mulut, Dua Oknum Satpol PP Pemprov Lampung Ditangkap

BANDAR LAMPUNG

Hadapi Resesi 2023, FKPPIB Gelar Seminar

HUKUM

KPK Tahan Eks Dirjen Kemendagri

BANDAR LAMPUNG

Bidik Jurnal Internasional, 33 Dosen Dilatih di Universitas Saburai