35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Penantian masyarakat Dusun I Way Semah, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, akhirnya terjawab. Jembatan Perintis Garuda Kodim 0421/Lampung Selatan yang selama ini dinantikan kini telah rampung dibangun dan sudah dapat dilalui dengan aman oleh warga.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan sepanjang 35 meter tersebut, digelar tasyakuran pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan itu ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas hadirnya infrastruktur yang diyakini membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Tasyakuran tersebut juga dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/Raden Intan dan dipusatkan secara virtual di Kelurahan Taba, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Danramil Gedong Tataan Kapten Inf. Agus Rahman mewakili Dandim 0421/Lampung Selatan mengatakan, keberadaan Jembatan Garuda menjadi penghubung utama berbagai aktivitas warga Way Semah yang sebelumnya terkendala oleh keterbatasan akses.

Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, mobilitas masyarakat cukup sulit. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi warga, tetapi juga menyulitkan anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju sekolah.

Baca Juga :  Apel Siaga HKB 2026, Wabup Pesawaran Tekankan Kolaborasi dan Mitigasi Risiko

“Jembatan ini sangat membantu masyarakat. Anak-anak sekolah kini memiliki akses yang lebih aman, sementara warga yang hendak ke pasar maupun menjalankan aktivitas lainnya dapat menempuh perjalanan dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Agus Rahman.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 35 hari berkat semangat gotong royong serta kolaborasi berbagai pihak.

Program Jembatan Garuda sendiri merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Hari ini kita bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan ini. Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Camat Gedong Tataan Darlis, yang hadir mewakili Bupati Pesawaran, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda.

Menurutnya, infrastruktur jembatan memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung kehidupan masyarakat. Kehadirannya tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mempercepat distribusi barang dan hasil usaha masyarakat, sekaligus memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta berbagai layanan publik lainnya.

Baca Juga :  DPRD Lampura Terbelah Soal Pinjaman Rp150 Miliar, Suwardi Minta Fokus pada Kepentingan Publik

Darlis mengungkapkan, sebelum pembangunan Jembatan Garuda dilakukan, kondisi akses penyeberangan di Way Semah cukup memprihatinkan dan berisiko terhadap keselamatan warga, terutama para pelajar yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut.

“Dengan rampungnya jembatan sepanjang kurang lebih 35 meter ini, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik. Aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman. Ini adalah manfaat besar yang patut kita syukuri bersama,” tambahnya.

Kegiatan tasyakuran turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Evi Susina, Kepala Bidang SDKAI Hendri Ajis, unsur Polres Pesawaran, Kejaksaan Negeri Pesawaran, jajaran perangkat daerah terkait, Kepala Desa Sukaraja Cecep Juhari, serta masyarakat setempat.

Rampungnya Jembatan Garuda bukan sekadar menghadirkan sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya gotong royong dan kolaborasi dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal
Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil
Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor
Apel Siaga HKB 2026, Wabup Pesawaran Tekankan Kolaborasi dan Mitigasi Risiko
Pertumbuhan Ekonomi Pesawaran Capai 5,38 Persen, Musrenbang Siapkan Arah Pembangunan 2027
Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, Bupati Nanda Hadiri Rakor Lintas Sektoral di Polda Lampung
Safari Ramadan di Gerning, Bupati Nanda Serap Aspirasi dan Dorong Perbaikan Infrastruktur
Safari Ramadan, Bupati Nanda Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Kaum Duafa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:17 WIB

SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal

Senin, 25 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:28 WIB

Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Apel Siaga HKB 2026, Wabup Pesawaran Tekankan Kolaborasi dan Mitigasi Risiko

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Gandeng Disparekraf, Persiapan HPN dan Porwanas 2027 Digeber

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:47 WIB