80 Persen Sawah Rusak Diserang Tikus, DTPH Pesawaran Berikan Obat dan Siapkan Bantuan Benih Padi

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Pesawaran turun langsung meninjau areal persawahan yang terserang hama tikus di Desa Karang Rejo, Kecamatan Negerikaton, Jumat (3/7/2026). Peninjauan dilakukan sekaligus untuk memastikan kondisi di lapangan serta menyalurkan bantuan obat pembasmi tikus kepada para petani.

Kepala DTPH Pesawaran melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (Kabid PSP), Rohim, membenarkan adanya serangan hama tikus yang melanda lahan pertanian di wilayah tersebut.

“Ya memang benar terserang hama tikus. Hanya saja terjadi miskomunikasi antara petani dengan dinas karena tidak ada laporan yang masuk kepada kami. Padahal kami memiliki stok obat dan hari ini kami sudah turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan, DTPH juga membawa obat tikus untuk diserahkan kepada petani sebagai langkah penanganan awal. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, tingkat kerusakan tanaman dinilai sangat parah.

Baca Juga :  KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III

Rohim menyebutkan, sekitar 80 persen dari kurang lebih 100 hektare areal persawahan mengalami kerusakan akibat serangan hama tikus. Akibatnya, hanya sebagian kecil hasil panen yang diperkirakan masih dapat diselamatkan oleh petani.

“Hanya beberapa persen saja yang masih bisa diambil oleh petani. Sebagai tindak lanjut, kami berkoordinasi dengan ketua gapoktan untuk memberikan bantuan benih padi,” katanya.

Terkait program asuransi pertanian, Rohim menjelaskan bahwa para petani belum mendaftarkan lahannya melalui tautan resmi. Selain itu, regulasi dari pemerintah pusat juga masih menunggu penyelesaian petunjuk teknis (juknis).

Meski demikian, DTPH memastikan akan terus mengupayakan bantuan benih padi bagi petani terdampak, mengingat kerugian yang dialami cukup besar. Saat ini, tanaman padi yang rusak diketahui baru berumur sekitar dua bulan dan telah memasuki fase mulai berbunga.

Baca Juga :  Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

“Kami tetap mengupayakan bantuan benih padi sebagai langkah penanganan. Kerugiannya cukup besar karena tanaman sudah berumur sekitar dua bulan dan mulai berbunga,” jelasnya.

Rohim juga mengimbau kelompok tani untuk melakukan pembongkaran seluruh galangan sawah dan membangunnya kembali sebagai upaya membasmi hama tikus secara menyeluruh.

Ia menambahkan, DTPH telah memantau sejumlah wilayah lain yang juga terdampak serangan hama tikus, di antaranya areal persawahan di Kecamatan Way Lima dan Way Khilau. Namun, tingkat serangan paling parah terjadi di Desa Karang Rejo, Kecamatan Negerikaton.

“Kalau ada tanda-tanda serangan hama tikus, segera laporkan kepada kami. Pengendalian hama tikus harus dilakukan secara serentak agar hasilnya maksimal. Kami juga akan mengusulkan bantuan benih padi bagi petani dan diperkirakan dapat diserahkan pada September hingga Oktober mendatang,” pungkasnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Jaga Swasembada Pangan, Nanda Indira Minta Pendampingan Petani Diperkuat
Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram
Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026
Musda KNPI Pesawaran Dipastikan Digelar Tahun Ini, Bursa Kepemimpinan Pemuda Mulai Menghangat
KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III
Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Jaga Swasembada Pangan, Nanda Indira Minta Pendampingan Petani Diperkuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Musda KNPI Pesawaran Dipastikan Digelar Tahun Ini, Bursa Kepemimpinan Pemuda Mulai Menghangat

Rabu, 30 September 2026 - 14:52 WIB

KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III

Berita Terbaru