LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) akan menjadikan pelantikan kepengurusan baru sebagai momentum untuk memperkuat dakwah yang adaptif, mempererat persatuan umat, sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah.
Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Pelantikan Pengurus, Tabligh Akbar, dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dijadwalkan berlangsung di Pusiban Agung Kotabumi pada Kamis, 2 Juli 2026.
Ketua DDII Kabupaten Lampura, H. Imam Hanafi, menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan menjadi titik awal penyusunan arah gerak dakwah yang lebih terukur, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui pelantikan dan Rakerda ini, kami ingin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program kerja yang benar-benar berdampak bagi umat. Dakwah harus hadir sebagai solusi atas persoalan sosial, pendidikan, dan pembinaan akhlak,” ujar Imam Hanafi, Minggu (28/6/2026).
Mengusung tema “Dakwah yang Mencerahkan, Umat yang Berakhlak, Menuju Lampung Utara yang Berdaya dan Bermartabat,” kegiatan tersebut akan menghadirkan penceramah Ustaz Ahmad Yani Aslan, dosen UIN Raden Intan Lampung.
Sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir memberikan penguatan kepada pengurus dan jamaah, di antaranya Ketua Muslimat DDII Lampura Dahlia, S.P., serta Ketua DDII Provinsi Lampung KH Muhammad Yani Marjas.
Panitia turut mengundang Bupati Lampura Hamartoni Ahadis, dan Wakil Bupati Romli sebagai wujud sinergi antara organisasi dakwah dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.
Imam Hanafi menilai tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Selain menyampaikan nilai-nilai keislaman, dakwah juga dituntut mampu memperkuat ketahanan moral masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital, perubahan sosial, serta berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.
Karena itu, Rakerda akan menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja yang berorientasi pada penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, hingga peningkatan kualitas sumber daya para dai di Lampura.
“Kami ingin DDII hadir sebagai mitra masyarakat dan pemerintah. Dakwah tidak berhenti di mimbar, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan umat,” kata Imam Hanafi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampura ini.
Tabligh Akbar tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Kehadiran tokoh agama, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Lampura.
Melalui pelantikan kepengurusan baru dan penyusunan program kerja yang terarah itu nanti, DDII Lampura menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dakwah yang inklusif, menyejukkan, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Dengan mengusung semangat “Dakwah yang Mencerahkan, Umat yang Berakhlak, Menuju Lampung Utara yang Berdaya dan Bermartabat,” DDII berharap dapat terus menjadi salah satu pilar penguatan moral dan pembangunan karakter masyarakat di Bumi Ragem Tunas Lampung. (*)
















