Dinkes Lampung Catat 900 Suspek, 281 Diantaranya Positif Campak, Wagub Jihan Kejar Imunisasi

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus suspek campak di Provinsi Lampung tercatat mencapai 900 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 281 kasus telah dinyatakan positif berdasarkan data per 12 April 2026.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengakui masih terdapat persoalan dalam cakupan imunisasi yang harus segera dikejar oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, cakupan imunisasi campak rubella (MR) belum mencapai target di atas 95 persen dan belum merata hingga tingkat desa dan kelurahan. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi maupun yang imunisasinya tidak lengkap.

Baca Juga :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

“Cakupan imunisasi kita menurun, ini yang menjadi perhatian. Nanti kita perkuat promosi kesehatan dan juga koordinasi dengan kabupaten kota,” ujar Jihan saat diwawancarai, Selasa (14/4).

Menurutnya, rendahnya cakupan imunisasi dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya maraknya informasi hoaks di media sosial terkait imunisasi, adanya kelompok yang menolak vaksin karena faktor kepercayaan, serta kekhawatiran orang tua terhadap efek samping seperti demam atau sakit setelah imunisasi.

Selain itu, masih rendahnya pengetahuan masyarakat juga menjadi penyebab. Banyak orang tua yang tidak lagi membawa anak ke posyandu setelah usia satu tahun, padahal imunisasi lanjutan masih bisa diberikan hingga anak berusia di bawah lima tahun.

Baca Juga :  Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Jihan, akan segera menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota guna mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dalam pelaksanaan imunisasi kejar.

“Termasuk penambahan SDM, untuk bisa mencakup imunisasi kejar dan juga kolaborasi dengan komunitas serta organisasi,” jelasnya.

Pemprov berharap langkah percepatan ini mampu menekan penyebaran campak sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi secara merata di seluruh wilayah Lampung.

Berita Terkait

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Berita Terbaru