Gubernur Lampung Resmikan Desa Wisata Kampung Tapis Pekon Lugusari

- Jurnalis

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM Pringsewu – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, resmikan sekaligus launching Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu sebagai Sentra Industri Kerajinan dan Desa Wisata Kampung Tapis Provinsi Lampung. Sekaligus diikuti 2 pekon lainnya, yakni Pekon Sumbermulyo Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus dan Pekon Waysindi Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat, yang dipusatkan di Pekon Lugusari, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Lampung, Kamis (15/12/22).

Arinal Djunaidi dalam sambutannya berharap Sentra Industri Kerajinan Tapis dan Desa Wisata Kampung Tapis tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus segera diputuskan, dimana ada tapis yang bersifat sakral dan keadatan, serta yang bersifat promosi. “Kalau tapis dipakai hanya pada waktu acara begawi kapan populernya, karena tidak setiap hari masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatan adat,” ucapnya.

Lanjut Arinal, promosi menjadi bagian sangat penting, tetapi dalam bentuk pakaian yang normatif dan bisa digunakan tanpa mengganggu adat. Hal ini harus kita diskusikan, tidak semua suku bangsa di Indonesia memiliki kekhasan pakaian seperti Lampung. “Dari dulu, tapis belum pernah masuk ke istana, akan tetapi beberapa tahun ini presiden sudah menggunakannya, artinya tapis ini bisa ditampilkan baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sementara itu, Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah pada kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung, yang telah menetapkan Pekon Lugusari sebagai salah satu Sentra Industri Kerajinan Tapis dan Desa Wisata Kampung Tapis di Provinsi Lampung.

Disampaikan Adi Erlansyah, bahwa Industri Kerajinan Tapis di Pekon Lugusari dimulai sejak 1992 dan saat ini telah berkembang dengan jumlah perajin sebanyak 119 orang. Selain itu, Pekon Lugusari juga telah memiliki Galeri Tapis ‘Lamban Sareng’, dimana produksi UMKM ini telah dipasarkan baik di Lampung maupun luar Lampung, meskipun masih dalam jumlah yang terbatas.

Ditambabkan Adi, Selain di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran, di Kabupaten Pringsewu juga terdapat Sentra Tapis di Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu. Pembuatan tapis di Margakaya bahkan telah berlangsung sejak lama dan perajinnya telah turun-temurun.
“Di Pekon Margakaya juga telah dibangun Mahan Tapis, dimana kita bisa melihat kain tapis yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Selain itu, perajin tapis lainnya di Pringsewu juga bisa dijumpai di beberapa tempat di Kecamatan Pardasuka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Acara digelar di Komplek Wisata Ledeng Pendem Lugusari, dihadiri anggota DPD RI Abdul Hakim, jajaran Pemprov dan DPRD serta Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi, Ketua DPRD Pringsewu Suherman beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat, Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu Rusdiana Adi Erlansyah beserta Ketua Dekranasda Tanggamus dan Pesisir Barat, Forkopimda Pringsewu, desainer nasional Nola Martha serta budayawan Lampung Anshori Djausal, Direktur Bank Lampung dan sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat setempat.

Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan sejumlah bantuan dari Pemprov Lampung dan Pemkab Pringsewu, dilanjutkan dengan meninjau Galeri Tapis Lamban Sareng, serta penebaran benih ikan dan penanaman pohon penghijauan di bantaran sungai Way Sekampung di sekitar Jembatan Way Sekampung I, yang merupakan jembatan terpanjang di Provinsi Lampung.

(Wahyu)

Berita Terkait

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026
417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian
Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS
Dugaan Korupsi Bimtek Aparatur Desa Tahun 2024, Penyidik Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka
Pringsewu Timur dan Waringinsari Timur Wakili Kabupaten Pringsewu Lomba Desa Provinsi Lampung 2025
STIT Pringsewu Gelar Asesmen LAMDIK Prodi S2 MPI 2025
Berita ini 324 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:42 WIB

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:38 WIB

417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian

Senin, 21 Juli 2025 - 19:00 WIB

Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS

Berita Terbaru