Gubernur Mirza Gandeng BBPOM, Perketat Pengawasan Pangan di Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan masyarakat.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas saat Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menerima kunjungan kerja BBPOM di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2026).

Mirza menilai pengawasan obat dan makanan menjadi bagian penting dalam pembangunan kualitas SDM. Melalui pengawasan yang optimal, masyarakat diharapkan mendapatkan pangan, obat-obatan, dan produk lain yang aman serta bermutu.

“Pengawasan obat dan makanan merupakan bagian penting dari pembangunan kualitas SDM. Kita ingin masyarakat Lampung sehat, anak-anak tumbuh dengan baik, dan mendapatkan pangan yang aman. Karena itu, sinergi dengan BBPOM harus terus diperkuat,” ujar Mirza.

Baca Juga :  Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih

Ia secara khusus meminta BBPOM meningkatkan pendampingan dan pengawasan keamanan pangan di lingkungan sekolah, termasuk dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, pengawasan bersama perlu dilakukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak memenuhi standar keamanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi mereka.

“Kita harus melakukan pengawasan bersama-sama, terutama di lingkungan sekolah. Anak-anak kita harus mendapatkan pangan yang aman dan bergizi,” katanya.

Selain menyasar lingkungan sekolah, Mirza mendorong BBPOM memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam pemenuhan standar keamanan, mutu, dan perizinan produk.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk UMKM agar lebih kompetitif sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga :  Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta

Mirza juga mendorong BBPOM bersinergi dalam memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah pemasaran sekaligus mitra bisnis bagi UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kelas produknya.

Di sisi lain, Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap layanan publik. Salah satu langkah yang diarahkan Mirza adalah mengintegrasikan layanan BBPOM, khususnya informasi dan pengaduan, ke dalam aplikasi Lampung-In.

Integrasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan terkait obat serta makanan secara lebih cepat dan terpadu. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum
Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim
Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya
Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta
Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya
Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB