Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung –  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional di Daerah dalam ajang Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Award 2026 yang digelar di Gedung Pustakaloka Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

KWP Award 2026 mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata berbagai pihak dalam mendukung pembangunan nasional.

Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong penguatan sektor agrikultur sekaligus meningkatkan ketahanan pangan secara berkelanjutan, khususnya melalui kebijakan dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

KWP Award merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen sebagai bentuk apresiasi terhadap anggota DPR RI, DPD RI, serta mitra kerja parlemen, termasuk kepala daerah, yang dinilai berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga arah pembangunan nasional.

Baca Juga :  Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki

Melalui penghargaan ini, KWP memberikan pengakuan atas kerja nyata para penerima dalam menghasilkan kebijakan yang produktif, konstruktif, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dinilai berhasil menunjukkan peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung, khususnya melalui penguatan ekonomi berbasis desa yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah “Desaku Maju”, yang dirancang sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi desa mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup berbagai aspek pendukung, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Program PLTS 100 GWp, Target Rampung Dua Tahun

Implementasi program “Desaku Maju” meliputi penyediaan pupuk organik cair (POC) untuk meningkatkan produktivitas pertanian, bantuan alat pengering (dryer) guna menjaga kualitas hasil panen, pelatihan vokasi bagi rumah tangga miskin untuk mendorong kemandirian ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur jalan desa sebagai akses distribusi hasil pertanian dan produk unggulan desa.

Melalui pendekatan yang terintegrasi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berupaya memastikan bahwa penguatan sektor agrikultur tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjadikan sektor pertanian dan pangan sebagai pilar utama pembangunan daerah, serta kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB