Gubernur Mirza Upayakan Pemprov Peka Terhadap Dunia Usaha

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemprov Lampung mempercepat pembenahan birokrasi agar lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan hal itu saat memimpin Coffee Morning bersama pelaku usaha di Mahan Agung, Jumat (7/11/2025).

“Acara ini kami selenggarakan sebagai ruang dialog yang hangat dan terbuka untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Dunia usaha adalah lokomotif ekonomi daerah, dan birokrasi harus menjadi mesin pendorong di belakangnya,” kata Gubernur Mirza.

Ia menyampaikan bahwa selama delapan bulan terakhir, Pemprov Lampung fokus pada pembenahan birokrasi agar lebih pantas, cepat, dan mampu memahami kebutuhan investor maupun pelaku usaha.

“Birokrasi harus paham kebutuhan dunia usaha, yaitu daya saing. Tugas kami memastikan Lampung memiliki daya saing yang kuat melalui regulasi, pelayanan dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan,” ujarnya.

Mirza menekankan tiga fokus pembangunan ekonomi daerah: meningkatkan daya saing, memperkuat SDM, dan memastikan kualitas kehidupan masyarakat semakin baik.

Ia menyoroti rendahnya kualitas SDM Lampung yang masih di peringkat 26 nasional, meski 71 persen penduduk berada pada usia produktif.

Baca Juga :  PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia

“SDM adalah kunci utama daya saing. Saat ini Lampung berada di peringkat 26 nasional dalam kualitas SDM. Dengan 71% penduduk usia produktif, kami ingin memastikan tenaga kerja kita memiliki kompetensi yang mampu bersaing dan menunjang dunia usaha,” jelasnya.

Di sektor ekonomi, Lampung kini berada di posisi keempat tertinggi di Sumatera berdasarkan PDRB. Pertanian masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp150 triliun, didominasi komoditas seperti padi, jagung, ubi kayu, pisang, dan kopi.

“Kita ingin meningkatkan hilirisasi hasil pertanian agar nilai tambahnya dinikmati di Lampung, bukan di luar daerah. Industri pengolahan singkong, gula, kopi, jagung, dan pisang akan terus kita dorong,” ungkapnya.

Untuk mendukung konektivitas komoditas dari desa ke pasar, Pemprov menyiapkan anggaran Rp4,8 triliun hingga 2029 untuk perbaikan jalan.

Program lain adalah pembangunan dryer dan penguatan BUMDes produktif di desa melalui Desaku Maju.

Baca Juga :  PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

“Kami sedang memulai pilot project di 24 desa. Program ini akan menciptakan efisiensi besar bagi petani dan menambah pendapatan desa melalui BUMDes,” jelasnya.

Mirza juga menyebutkan adanya dampak positif kebijakan nasional terhadap kenaikan harga gabah dan jagung. Pendapatan petani meningkat, memicu perputaran ekonomi baru di desa.

“Sekitar Rp9 triliun uang berpindah ke desa setiap tahun. Ini bukti bahwa ekonomi kita mulai bergerak dari bawah (bottom-up growth), bukan lagi trickle down,” ujarnya.

Dalam jangka menengah, Pemprov menyiapkan pengembangan kawasan industri, pelabuhan logistik, hingga rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata dengan insentif fiskal. Pembangunan ekstensi Tol Lematang–Panjang dijadwalkan mulai Mei 2026.

Menutup pertemuan, Mirza kembali meminta dukungan dunia usaha untuk turut meningkatkan kualitas pendidikan menengah dan vokasi di Lampung.

“Saya butuh bantuan dunia usaha untuk meningkatkan kualitas sekolah dan pelatihan vokasi, karena SDM unggul adalah modal utama kita,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB