Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor pertanian di tingkat regional kembali mendapat pengakuan di kancah nasional.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dianugerahi penghargaan bergengsi Top Regional Leader Awards 2026 untuk kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Founder Disway National Network (DNN), Dahlan Iskan, dalam rangkaian acara Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertajuk “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional” yang diselenggarakan di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

​Ajang apresiasi nasional yang diinisiasi oleh Disway National Network (DNN) ini diberikan kepada para kepala daerah yang dinilai sukses melahirkan inovasi strategis, menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas.

Serta mampu mengoptimalkan pelayanan publik yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

​Dalam sambutannya, Founder Disway Group, Dahlan Iskan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemimpin daerah yang mampu menakhodai wilayahnya di tengah situasi global yang penuh dengan tantangan ekonomi.

Ia mengibaratkan dinamika kepemimpinan saat ini sebagai fase penempaan yang krusial.

​”Di saat yang paling sulit seperti ini, maka tetap akan lahir beberapa kepala daerah yang istimewa. Jadi, anggap saja ini para kepala daerah lagi mengikuti masa-masa School of Suffering, sekolah penderitaan. Dan dari situ akan lahir para kepala daerah yang istimewa,” ujar Dahlan Iskan.

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

Dahlan Iskan kemudian menekankan pentingnya akurasi para pengambil kebijakan dalam menentukan skala prioritas demi kepentingan publik.

“Banyak para pengambil kebijakan yang mengalami kesulitan apa sebetulnya skala prioritas. Pada dasarnya, skala prioritas adalah bagaimana membedakan antara kebutuhan dan keinginan,” tegasnya.

​Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Cheka Virgowansyah, memaparkan fakta komprehensif mengenai perjalanan otonomi daerah yang kini memasuki usia 30 tahun.

Dalam pandangannya, keberhasilan perekonomian makro nasional sangat ditentukan oleh performa ekonomi di tingkat lokal.

​”Pertumbuhan ekonomi nasional itu adalah merupakan kolektivitas dari pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi yang ada di pusat ini adalah gabungan dari pertumbuhan ekonomi yang ada di kabupaten kota,” jelas Cheka Virgowansyah.

​Cheka juga mengungkapkan bahwa Indonesia menorehkan catatan sebagai negara kesatuan dengan implementasi kebijakan desentralisasi terbesar di dunia, dimana pemerintah daerah mengemban amanah hingga 32 urusan pemerintahan. Kondisi ini menuntut tanggung jawab dan ruang kolaborasi yang intensif antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga :  Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

​Terkait dengan efisiensi pengelolaan anggaran, Dirjen Otda mengingatkan para kepala daerah bahwa pemanfaatan anggaran harus berorientasi pada hasil (value for money), bukan sekadar besaran alokasi belanja.

Ia menggarisbawahi bahwa tata kelola dan sinkronisasi program menjadi kunci utama dalam penyelesaian persoalan daerah, seperti pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan.

​”Kondisi ini menunjukkan bahwasanya tantangan pembangunan daerah saat ini tidak hanya terkait dengan kecukupan anggaran, tapi juga ternyata efektivitas tata kelola, kualitas perencanaan, dan sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah. Kolaborasi sinergi pusat maupun daerah itu menjadi mutlak,” pungkas Cheka.

​Keberhasilan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam meraih penghargaan kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah ini menjadi bukti empiris keberhasilan Provinsi Lampung dalam mengintegrasikan kebijakan sektor agribisnis dari Hulu ke Hilir.

Langkah taktis Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan produktivitas komoditas unggulan, perlindungan terhadap petani.

Serta penerapan teknologi pertanian modern dinilai berhasil menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi regional yang berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional. (*)

Berita Terkait

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi
Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung
Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program
Zulhas Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Siap Hadir di Kick-off 10K
Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal
Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:24 WIB

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:58 WIB

Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:13 WIB

Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:51 WIB

Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

Berita Terbaru

LIFESTYLE

Madu Jadi Primadona Skincare, Ini Kandungan dan Manfaatnya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 18:07 WIB

Kecamatan Abung Selatan raih gelar juara umum MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Lampura.

LAMPUNG UTARA

Sukses Jadi Tuan Rumah, Abung Selatan Puncaki MTQ ke-45 Lampura

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:25 WIB

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Jumat (24/7/2026).
Foto: ist

PEMERINTAHAN

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:24 WIB