Kok Bisa? Negara Kebobolan Bayar Gaji 97 Ribu Kepada PNS Misterius

- Jurnalis

Senin, 24 Mei 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin./FOTO DPD.GO.ID

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin./FOTO DPD.GO.ID

LAMPUNGCORNER.COM, JAKARTABadan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkap banyak data PNS belum diperbarui. Bahkan, banyak juga yang tidak jelas atau misterius.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, ada 97 ribu data PNS yang setelah ditelusuri tidak ada orangnya. Namun pemerintah masih membayar gaji mereka.

Hal itu terungkap setelah BKN mendata PNS secara online pada 2014. Saat itu para PNS diminta mengisi sendiri data mereka.

Kondisi tersebut menuai sorotan Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. Dalam keterangan resminya yang dikutip dari rilis.id (group lampungcorner.com), Senin (24/5/2021), senator ini berharap program Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) dapat segera memperbaiki kualitas data ASN se Indonesia.

”Semoga program PDM dapat menjadi sistem database yang akurat. Tidak boleh lagi ke depan pemerintah kebobolan membayar gaji dan iuran lainnya yang nyatanya ASN-nya  fiktif,” tegas Sultan.

Baca Juga :  HPN 2026 di Banten, Gubernur Andra Soni: Sinergi Pers Kunci Laju Pembangunan

Sultan juga meminta agar pembayaran dari pemerintah selama ini kepada ASN fiktif dapat ditelusuri dan diaudit.

”Ke mana uang pembayaran gaji sebanyak 97 ribu ASN misterius dan tidak ada orangnya tersebut? Perlu juga diungkap apakah kejadian ini hanya persoalan data yang tidak diperbaharui atau mungkin ada unsur lainnya yang bersifat kesengajaan oknum tertentu? Mesti dipastikan, agar tidak menjadi tanda tanya bagi publik,” pintanya.

Diketahui, BKN meluncurkan program PDM agar PNS bisa melakukan update data setiap waktu melalui aplikasi MYSAPK. Sehingga PNS bisa melakukan perubahan data sendiri, tidak perlu menunggu BKN.

Baca Juga :  Pelayanan Publik Tak Boleh Libur, Ini Penegasan MenPANRB!

Waktu pelaksanaan pemutakhiran data secara mandiri akan dimulai pada Juli-Desember 2021. Verifikasi akhir akan dilakukan BKN dengan menyiapkan dokumennya dalam periode Agustus-Desember.

Sultan juga meminta agar pemerintah pusat bersama pemerintah daerah agar gencar melakukan sosialisasi pemutakhiran data ASN tersebut. Jika tidak tersampaikan secara massif, maka data yang akan terhimpun tidak akan memiliki validitas seratus persen dari data yang ada.

”Persoalan data memang menjadi salah satu momok utama dalam pemerintahan kita. Dan masalah ini sangat memiliki urgensi untuk segera diperbaiki. Sebab tanpa informasi data yang benar, maka sudah bisa dipastikan kebijakan yang akan dihasilkan pasti tidak benar,” pungkas Sultan.(*)

Red

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, 42 Penyuluh Pertanian Lampung Akan Tugas di Kementerian Pertanian
Bhayangkara Lampung FC Menang 1-0 Melawan Dewa United Pada Laga Kandang
Bhayangkara Presisi Lampung FC Unggul 1-0, Pada Babak Pertama Melawan Dewa United
Hari Amal Bakti ke-80, Meneguhkan Peran Kementerian Agama Jaga Kerukunan Bangsa
Angka Pernikahan Nasional Bangkit di 2025, Tren Penurunan Tiga Tahun Terakhir Terhenti
Pemerintah Percepat Modernisasi Pajak, Coretax DJP Wajib bagi Aparatur Negara
Seleksi Ketat Atlet Cabor Karate, Koni Bandar Lampung Bidik Prestasi Porprov 2026
Atlet Panjat Tebing Bandar Lampung Berlaga di Porkot 2025
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, 42 Penyuluh Pertanian Lampung Akan Tugas di Kementerian Pertanian

Senin, 5 Januari 2026 - 17:43 WIB

Bhayangkara Lampung FC Menang 1-0 Melawan Dewa United Pada Laga Kandang

Senin, 5 Januari 2026 - 16:34 WIB

Bhayangkara Presisi Lampung FC Unggul 1-0, Pada Babak Pertama Melawan Dewa United

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:54 WIB

Hari Amal Bakti ke-80, Meneguhkan Peran Kementerian Agama Jaga Kerukunan Bangsa

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:57 WIB

Angka Pernikahan Nasional Bangkit di 2025, Tren Penurunan Tiga Tahun Terakhir Terhenti

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB