Kamboja — Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko memaparkan strategi Indonesia dalam memperkuat sistem keimigrasian nasional pada forum DGICM ASEAN 2026 di Kamboja.
Dalam forum tersebut, Hendarsam menyampaikan tiga pilar utama yang menjadi fondasi penguatan sistem keimigrasian Indonesia, yakni pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing, dan integrasi layanan digital.
Menurut Hendarsam, ketiga pilar itu menjadi elemen penting dalam mencegah sekaligus mendeteksi potensi pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan lintas negara.
“Penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan WNA, serta integrasi layanan digital menjadi tiga pilar yang menopang sistem keimigrasian Indonesia. Didukung kolaborasi lintas instansi, kami mampu mendeteksi dini pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah pemeriksaan dilakukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan pemeriksaan perbatasan dilakukan melalui optimalisasi Passengers Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Immigration Traffic Monitoring Center (ITMC) di tingkat pusat.
Hendarsam juga menyoroti Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang telah terhubung dengan sistem Polri. Aplikasi tersebut dinilai efektif membantu pengungkapan kasus penipuan investasi daring di Batam yang melibatkan 210 WNA.
Selain membahas keamanan kawasan, Indonesia juga mengusulkan sistem undian untuk penerbitan Working Holiday Visa (WHV) bagi WNI dalam pertemuan bilateral dengan Australia.
“Kami mengusulkan agar prosedur penerbitan Working Holiday Visa untuk WNI dapat dikelola melalui sistem undian yang menjamin aspek keadilan, transparansi, serta efisiensi dalam pengelolaan kuota pendaftar,” kata Hendarsam.
Indonesia saat ini juga dipercaya sebagai Lead Shepherd penanganan people smuggling di ASEAN.
“Melalui mandat Indonesia sebagai Lead Shepherd penanganan penyelundupan manusia, kami mendorong komitmen nyata seluruh anggota ASEAN untuk memperkuat pertukaran informasi intelijen dan penyelarasan teknologi demi mewujudkan kawasan yang lebih aman dan tangguh,” ujarnya.















