Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, memastikan dua anak penyandang Hemofilia A di Kecamatan Kalianda akan terus mendapatkan pendampingan kesehatan, jaminan BPJS Kesehatan, serta dukungan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Komitmen tersebut disampaikan Zita saat mengunjungi kediaman dua anak penyandang Hemofilia di Desa Marga Catur, Kecamatan Kalianda, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan itu menjadi wujud kepedulian Pemkab Lampung Selatan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus, sekaligus memastikan mereka memperoleh akses layanan kesehatan, pendidikan, dan dukungan sosial secara berkelanjutan.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheny Apriyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Zita menyapa Azka (11) dan Khadafi (5), putra dari pasangan Sugeng dan Hasanah, yang didiagnosis mengidap Hemofilia A, yakni kelainan genetik bawaan yang menyebabkan gangguan proses pembekuan darah akibat kekurangan faktor pembekuan VIII (FVIII).

Kondisi tersebut membuat penderitanya berisiko mengalami perdarahan berkepanjangan, memar tanpa sebab yang jelas, hingga perdarahan pada persendian sehingga memerlukan penanganan dan pemantauan medis secara rutin.

Baca Juga :  Sisihkan 2.500 Desa di Lampung, Karang Pucung Wakili Provinsi pada Lomba Desa Tingkat Nasional Berkat Inovasi Desa Digital dan Pengelolaan Sampah

Di hadapan Azka dan Khadafi, Zita memberikan motivasi agar tetap optimistis menjalani pengobatan dan tidak kehilangan semangat untuk meraih cita-cita.

“Insyaallah kalian bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Jaga kesehatan, makan makanan yang bergizi, dan tetap semangat belajar. Meskipun sedang berjuang melawan penyakit, kalian tetap bisa menjadi anak yang cerdas dan meraih kesuksesan,” ujar Zita.

Zita juga menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan melalui TP PKK bersama Dinas Kesehatan akan terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pengobatan kedua anak tersebut, termasuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif dan pendampingan terus berjalan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan keluarga menjadi kunci agar anak-anak dengan penyakit kronis tetap memperoleh hak atas layanan kesehatan maupun pendidikan.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya TP PKK bersama Dinas Kesehatan, memastikan jaminan BPJS bagi anak-anak ini. Saya juga meminta kepada Ibu Camat agar terus memberikan perhatian, memastikan mereka tetap bersekolah, dan segera berkoordinasi apabila ada kebutuhan yang harus ditangani,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukan Seremoni, Ini Sumpah Kemanusiaan: Pengurus PMI Lampung Selatan Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

Sebagai bentuk kepedulian, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan turut menyerahkan bantuan berupa susu dan paket sembako kepada keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pengobatan berlangsung.

Sementara itu, puskesmas setempat akan melakukan pendampingan secara berkala terhadap kondisi kesehatan kedua anak tersebut.

Pendampingan dilakukan mengingat keduanya harus menjalani kontrol rutin serta mengambil obat ke Kota Bandar Lampung setiap satu minggu sekali.

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Zita kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan cedera agar proses pengobatan dapat berjalan optimal.

“Harus tetap semangat. Jaga kesehatan, jangan sampai sering terjatuh, dan kurangi aktivitas yang berisiko agar kondisi kesehatannya tetap terjaga,” pesan Zita.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap anak-anak penyandang hemofilia tetap memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, mengenyam pendidikan, serta meraih masa depan yang lebih baik. (Kmf-lmhr)

Berita Terkait

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Berita Terbaru

LC TV Story

Suahasail Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 Sep 2026 - 18:37 WIB