LampungCorner.com, TUBABA – Tak sekadar berbicara lewat gelombang komunikasi, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menegaskan perannya di tengah masyarakat. Semangat membangun komunikasi sekaligus kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam pengukuhan kepengurusan baru RAPI Tubaba masa bakti 2026–2030.
Pengukuhan Pengurus serta Dewan Penasehat dan Pengawas Organisasi Wilayah (DPPOW) RAPI Kabupaten Tubaba tersebut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tubaba, Untung Budiono, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan itu tidak hanya menjadi momentum pergantian dan pengukuhan kepengurusan, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada mustahik lanjut usia (lansia) melalui kolaborasi program RAPI Peduli bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tubaba.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua RAPI Daerah 08 Provinsi Lampung oleh Sekretaris Daerah RAPI Daerah 08 Provinsi Lampung, Wahyudi, dengan callsign JZ08BYD.
Berdasarkan keputusan tersebut, Jumiran dengan callsign JZ08NOT dikukuhkan sebagai Ketua RAPI 13 Kabupaten Tubaba, bersama jajaran Pengurus dan DPPOW RAPI Kabupaten Tubaba untuk masa bakti 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua RAPI Daerah 08 Provinsi Lampung, Aedo Saputra Wijaya, dengan callsign JZ08AAA.
Dalam kesempatan itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba, Untung Budiono, menyampaikan apresiasi atas keberadaan RAPI sebagai organisasi yang selama ini turut mengambil bagian dalam membangun komunikasi sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung koordinasi serta mempercepat penyebarluasan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba menyampaikan apresiasi kepada RAPI yang selama ini turut hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui peran komunikasi, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujar Untung.
Ia berharap kepengurusan RAPI Kabupaten Tubaba masa bakti 2026–2030 dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
“Semoga kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong, sehingga keberadaan RAPI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tubaba,” tambahnya.
Di sisi lain, penyerahan santunan kepada mustahik lansia melalui program RAPI Peduli–Baznas Tubaba menjadi salah satu gambaran nyata kepedulian sosial organisasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan lanjut usia, memperoleh perhatian serta manfaat dari berbagai program sosial.
Dengan dikukuhkannya Pengurus dan DPPOW RAPI Kabupaten Tubaba, RAPI diharapkan tidak hanya semakin solid dalam menjalankan fungsi komunikasi, tetapi juga terus hadir melalui aksi sosial, memperkuat kepedulian, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Tubaba. (*)
















