Anggaran Terbatas, Pemkab Tubaba Siapkan Review Target RPJMD

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai menata kembali arah pembangunan agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam agenda Entry Meeting bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung yang digelar di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Panaragan, Selasa (22/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Sekda Tubaba, Iwan Mursalin, menerima langsung kunjungan Koordinator Pengawasan (Korwas) Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) BPKP Lampung, Ade Priyanto, beserta tim.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Inspektorat serta Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Tubaba.

Agenda ini menjadi momentum bagi Pemkab Tubaba untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan kembali perencanaan pembangunan daerah dengan kondisi fiskal yang tersedia.

Sekda Iwan Mursalin menegaskan, keterbatasan anggaran harus direspons secara rasional dan terbuka. Menurutnya, penyesuaian target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan langkah realistis agar program pembangunan tetap berjalan tanpa membebani struktur keuangan daerah.

“Kita harus tahu diri dan rasional dengan kemampuan anggaran yang ada. Jika porsi anggaran tidak memungkinkan, target RPJMD tentu perlu kita review agar tujuannya tetap tercapai secara optimal. Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ujar Iwan Mursalin.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Ecoprint Pranan Dita Tembus Pasar Lebih Luas

Untuk menjaga stabilitas cash flow daerah, Pemkab Tubaba tetap memprioritaskan alokasi belanja wajib atau mandatory spending.

Prioritas tersebut diarahkan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, efisiensi dilakukan secara terukur melalui rasionalisasi belanja operasional dan belanja modal yang dinilai tidak menjadi prioritas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembayaran hak-hak mendasar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjamin sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan publik di daerah.

Tak hanya fokus pada pengelolaan anggaran, Iwan juga menekankan pentingnya penguatan penatausahaan administratif di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia meminta para kepala perangkat daerah berani melakukan inovasi sekaligus meningkatkan kedisiplinan dalam pelaporan kinerja.

“Tugas kita adalah memastikan pelaporan kinerja dan SPM berjalan dengan tertib. Saya minta seluruh OPD disiplin dan berkomitmen terhadap target kerja yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Di sisi lain, Korwas Bidang APD BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, Ade Priyanto, menyambut positif keterbukaan dan sikap proaktif yang ditunjukkan Pemkab Tubaba dalam merespons kondisi fiskal daerah.

Ade mengapresiasi langkah adaptif pemerintah daerah yang dinilainya responsif terhadap kondisi riil keuangan. Ia juga menegaskan komitmen BPKP untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan langkah-langkah strategis Pemkab Tubaba. BPKP Perwakilan Lampung siap memberikan pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), memitigasi risiko keuangan, serta menyelaraskan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) ASN,” kata Ade.

Menurutnya, penguatan tersebut penting agar seluruh instansi dan aparatur dapat memusatkan kinerja pada pencapaian sasaran strategis daerah secara optimal.

Melalui sinergi Pemkab Tubaba bersama BPKP Lampung, pemerintah daerah optimistis pengelolaan keuangan dan pemerintahan dapat terus diperkuat sehingga semakin bersih, adaptif, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Tubaba. (*)

Berita Terkait

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Berita Terbaru

Pariwisata

Dari Kebun ke Cangkir, Wonosari Buka Wisata Edukasi Teh

Senin, 5 Okt 2026 - 18:54 WIB

LC TV Story

Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Jenderal

Senin, 5 Okt 2026 - 13:13 WIB