Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Deretan petulangan dan bade berdiri megah di sepanjang jalan Dusun Pandearge, Desa Balinuraga. Ukiran berwarna keemasan berkilau diterpa matahari siang, sementara payung-payung suci menjulang menaungi setiap bangunan adat. Aroma dupa menguar lembut di udara, berpadu dengan lantunan doa yang mengiringi perjalanan spiritual menuju puncak prosesi Ngaben Massal.

Suasana itu bukan berada di Pulau Bali, melainkan di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan.

Di desa inilah kekayaan budaya, tradisi, dan semangat gotong royong masyarakat menyatu menjadi daya tarik yang tidak hanya memancarkan nilai-nilai religius, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Potensi tersebut mendapat perhatian khusus dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, saat menghadiri rangkaian Upacara Ngaben Massal di Desa Balinuraga, Selasa (4/8/2026).

Menurut Zita, Balinuraga memiliki modal yang sangat kuat untuk berkembang menjadi salah satu desa wisata budaya unggulan di Lampung Selatan. Kekayaan seni dan tradisi yang masih terjaga, kreativitas masyarakat, serta keramahan warga dinilai menjadi kombinasi yang mampu menarik lebih banyak wisatawan datang berkunjung.

“Saya melihat masyarakat Balinuraga sangat ramah, budayanya masih sangat kuat, dan kreativitas masyarakatnya luar biasa. Potensi seperti ini harus terus didukung agar Balinuraga menjadi salah satu destinasi wisata budaya kebanggaan Lampung Selatan,” ungkap Zita.

Baca Juga :  Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Bagi Zita, budaya bukan sekadar warisan yang dijaga, tetapi juga aset daerah yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Karena itu, pelestarian tradisi seperti Ngaben Massal diyakini mampu menjadi pintu masuk bagi berkembangnya sektor pariwisata sekaligus memperkuat identitas budaya Lampung Selatan.

Kemegahan Ngaben Massal Tahun 2026 sendiri menjadi bukti nyata kekuatan budaya yang dimiliki Desa Balinuraga. Prosesi keagamaan Hindu terbesar di Provinsi Lampung tersebut akan diikuti sebanyak 153 sawa pada puncak pelaksanaan Ngerit yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Sejak pertengahan Juni, ribuan warga bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian upacara. Mulai dari pembangunan petulangan dan bade hingga berbagai perlengkapan adat dikerjakan bersama-sama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para leluhur.

Semangat kebersamaan itulah yang paling membekas di mata Zita. Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang secara sukarela menjaga tradisi turun-temurun dengan penuh kekompakan.

“Saya sangat bangga dengan masyarakat Desa Balinuraga. Saya menerima undangan kegiatan ini sejak beberapa hari lalu dan melihat antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Hari ini saya menyaksikan sendiri bagaimana budaya ini dirawat dengan penuh kebersamaan. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, kekompakan warga telah menjadi kekuatan utama yang membuat Ngaben Massal Balinuraga berkembang menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Lampung.

Baca Juga :  Lampung Selatan Terdepan Dukung Rumah Subsidi MBR, Terbitkan 7.690 PBG Tertinggi di Provinsi Lampung

Zita juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Hindu di Lampung Selatan yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkan daerah kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali yang ada di Lampung Selatan. Bapak dan Ibu telah ikut membantu pemerintah daerah menjaga warisan budaya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan ini,” katanya.

Tidak hanya menjadi prosesi keagamaan, Ngaben Massal kini telah berkembang menjadi ruang perjumpaan budaya yang menarik perhatian banyak kalangan.

Tahun ini, kegiatan tersebut bahkan dihadiri oleh Assoc. Prof. David Ng Foo Seong dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, yang datang untuk menyaksikan secara langsung kekayaan budaya masyarakat Hindu Bali di Lampung Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Ketua DWP, para kepala perangkat daerah, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan, Camat Way Panji, tokoh adat, tokoh agama, Kepala Desa Balinuraga, panitia, serta ribuan masyarakat.

Di tengah kemegahan petulangan, harum dupa, dan doa-doa yang dipanjatkan, Balinuraga memperlihatkan bahwa tradisi bukan hanya tentang menjaga masa lalu.

Lebih dari itu, budaya menjadi kekuatan yang mampu menggerakkan kebersamaan, memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka peluang baru bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi masyarakat Lampung Selatan. (Kmf-Nsy)

Berita Terkait

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Berita Terbaru

LC TV Story

Suahasail Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 Sep 2026 - 18:37 WIB