Komisi II DPRD Lampung Dukung Cetak Sawah 5.000 Ha untuk Ketahanan Pangan: Jangan Lupakan Irigasi

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

lampungcorner.com – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) tengah mematangkan rencana perluasan lahan pertanian untuk mendukung program swasembada pangan nasional, dengan target cetak sawah baru seluas 5.000 hektare.

Sejumlah daerah di Lampung telah mengajukan usulan lokasi. Dari hasil verifikasi awal, lahan yang dinyatakan layak untuk dicetak sawah mencapai 1.840 hektare.

Kabupaten Lampung Timur menjadi wilayah dengan luasan terbesar, yakni 812 hektare, disusul Kabupaten Mesuji seluas 373 hektare dan Kabupaten Tulang Bawang 296 hektare.

Pemprov Lampung memastikan seluruh anggaran program cetak sawah baru tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pemerintah pusat.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates-Metro, Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar

Menanggapi rencana tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menyatakan dukungannya terhadap perluasan sawah di daerah ini. Ia juga sepakat jika Lampung diproyeksikan sebagai sentra produksi padi sekaligus penyangga swasembada pangan nasional.

Meski demikian, Ahmad Basuki menekankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada penambahan luasan lahan, tetapi juga memperhatikan kondisi persawahan yang sudah ada, terutama dari sisi infrastruktur irigasi.

“Di satu sisi perluasan sawah itu penting, tetapi sawah yang sudah ada juga harus dijaga. Seperti di Palas, sawahnya sudah jadi, namun banyak saluran irigasi yang rusak dan ketika intensitas hujan tinggi justru menimbulkan banjir,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Lantik Febrizal Levi Jadi Kadis PSDA, Budi Darmawan Pimpin ESDM Lampung

Ia berharap, perluasan lahan pertanian ke depan dibarengi dengan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi yang memadai agar petani tidak dirugikan.

“Kasihan masyarakat sudah menanam dan mengeluarkan modal, tetapi aliran sungainya tidak bagus dan justru terjadi banjir,” tambahnya.

Selain itu, Komisi II DPRD Lampung juga meminta Dinas KPTPH Provinsi Lampung untuk aktif berkoordinasi dengan dinas terkait di kabupaten dan kota, terutama dalam melakukan sosialisasi program kepada masyarakat.

“Tujuannya agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan tidak hanya berdampak bagi segelintir pihak,” pungkas Ahmad Basuki.

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru