Mabes Polri Temukan 345,6 Ton Minyak Goreng di CV Sinar Laut Panjang

- Jurnalis

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan saat sidak CV Sinar Laut. Foto: Pandu

Tim gabungan saat sidak CV Sinar Laut. Foto: Pandu

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Tim gabungan melakukan sidak ke CV Sinar Laut di Jalan Soekarno Hatta, Way Gubak, Panjang, Bandarlampung, Selasa (22/2/2022).

Tim awalnya memeroleh informasi bahwa perusahaan ini diduga menimbun 32 ribu dus atau 345,6 ton minyak goreng.

Tim terdiri dari anggota Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Eka Mulyana; Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin; dan Kabid Disperindag Provinsi Lampung, M Zimmi Skil.

Menurut Zimmi, Pemprov Lampung, pernah menyurati perusahaan ini pada Januari 2022 untuk segera mendistribusikan minyak goreng.

Baca Juga :  TPA Bakung Tak Kunjung Beres, WALHI Desak KLH Turun Tangan

Namun hingga tim datang menyidak perusahaan, minyak goreng tak juga didistribusikan dengan alasan ada masalah administrasi.

Arie Rachman menjelaskan, awalnya perusahaan menjual minyak goreng ke eksportir dengan harga Rp18 ribu per liter.

Dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp14 ribu per liter, memang ada selisih Rp4 ribu per liter.

Namun karena kelangkaan, perusahaan membeli lagi minyak goreng dari eksportir dengan harga HET.

Dirjen Perdagangan yang ikut tangan bersedia menutupi selisih harga tersebut.

Karena proses administrasinya lama, akhirnya diputuskan minyak goreng tersebut didistribusikan lebih dulu.

Baca Juga :  Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

“Kita abaikan soal administrasi, langsung disalurkan dulu dan kita yang akan mengawasi,” tandas Arie.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membeli minyak goreng di atas HET yang ditetapkan pemerintah.

“Biarkan saja karena kita yang akan mengeluarkan dengan harga murah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur CV Sinar Laut, Andre Wijaya, membenarkan minyak goreng itu sebenarnya telah dijual ke eksportir.

“Setelah dibeli ulang, kami tidak diperbolehkan mengambil untung dan harus langsung menjual kepada masyarakat,” kata Andre. (*)

Red

Berita Terkait

Hujan Es di Lampung Barat, Atap Rumah Warga Berlubang seperti Kena Tembak
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:29 WIB

Hujan Es di Lampung Barat, Atap Rumah Warga Berlubang seperti Kena Tembak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Berita Terbaru

Thania Rhamadani Harisma, pelajar kelas VII Sekolah IT Insan Robani Lampura.

LAMPUNG UTARA

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Minggu, 1 Nov 2026 - 09:33 WIB