Masuki Musim Pancaroba, Tangkapan Nelayan Menurun Pengaruhi Pengusaha Teri dan Ikan Asin

- Jurnalis

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teri asin, salah satu produk yang dikembangkan UMKM di Pulau Pasaran, Bandarlampung

Teri asin, salah satu produk yang dikembangkan UMKM di Pulau Pasaran, Bandarlampung

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pertengahan musim antara musim panas dan hujan atau biasa yang disebut pancaroba, sangat berpengaruh dengan hasil tangkapan nelayan di Pulau Pasaran.

Akibat menurunnya tangkapan nelayan, menurun pula produksi teri dan ikan asin di sentra pembuatan teri dan ikan asin berada di wilayah Kotakarang, Bandarlampung itu.

Seperti yang disampaikan Toto Hariyanto, salah satu pelaku usaha teri asin, yang mengatakan menurunnya tangkapan nelayan sangat mempengaruhi jumlah produksi di tempat usahanya.

Baca Juga :  Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung

Menurut Toto, dalam dua bulanan hasil tangkapan sudah agak berkurang. Biasanya kalau normal bisa mencapai 500 kilogram, namun kini menurun menjadi 300 kilogram.

“Kalau paling sedikit itu cuma 100 kilogram. Cuaca memang pancaroba kadang angin barat, kadang angin timur. Saat angin timur teduh itulah sebetulnya surganya nelayan saat menangkap ikan. Kalau angin selatan dan barat itu gelombang tinggi dan arus juga tinggi,” ujarnya pada Jumat (6/8/2021).

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya

Toto juga mengatakan, turunnya jumlah tangkapan para nelayan, akan berpengaruh dengan omset dirinya. Hal ini dikarenakan nelayan juga tidak banyak menghasilkan ikan terinya.

Menurut Toto produksi tidak terpengaruh dengan PPKM, karena pengolahan ikan dasarnya dari tangkapan.

“Kebetulan memang angin masih panca lroba, jadi pendapatan nelayan belum maksimal dan masih sedikit,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung
Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam
Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya
Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Kamis, 17 September 2026 - 16:46 WIB

HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP

Senin, 21 Sep 2026 - 19:31 WIB