Miris! Warga Jakarta Isi Ulang Oksigen di Lampung, Dikirim Pakai Travel

- Jurnalis

Jumat, 9 Juli 2021 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cici, pemilik agen isi ulang oksigen saat menunjukan tumpukan tabung yang antre untuk diisi, Jumat (9/7/2021). Foto: Sulaiman

Cici, pemilik agen isi ulang oksigen saat menunjukan tumpukan tabung yang antre untuk diisi, Jumat (9/7/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemesanan isi ulang oksigen di tengah pandemi Covid-19 belakangan ini semakin meningkat. Bahkan pemilik salah satu agen isi ulang oksigen “Pak Samsul” yang berada Jalan Tamin, Gang Merpati Nomor 7, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, mengaku pernah mendapatkan konsumen yang berasal dari DKI Jakarta.

Cici, pemilik agen itu menerangkan sudah sejak dua pekan terakhir permintaan oksigen isi ulang terus meningkat. Pada hari biasa Cici hanya mengisi ulang sebanyak 10 tabung, namun belakangan ini bisa 20 hingga 30 tabung oksigen.

Baca Juga :  Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

“Iya ada peningkatan pemesanan hingga dua kali lipat dibanding biasanya,” jelasnya saat disambangi pada Jumat (9/7/2021).

Menurut Cici, dirinya tidak hanya melayani pengisian untuk orang sakit saja, tetapi untuk pekerjaan lainnya. Namun belakangan ini lebih banyak yang memesan untuk orang sakit.

“Pada kondisi seperti ini, kita prioritaskan untuk orang sakit. Saya juga minta pengertian kepada para konsumen,” kata Cici lagi.

Selain untuk perorangan, lanjut Cici, pihaknya juga melayani pengisian dari puskesmas-puskesmas yang ada di Bandarlampung.

Baca Juga :  Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan

“Bahkan pernah ada pembeli paling jauh dari jakarta, dan kita kirim pakai jasa travel,” terusnya.

Sementara saat ditanya soal harga, Cici mengaku tidak akan menaikan harga meskipun permintaannya banyak, apalagi dalam kondisi serba susah begini. Harganya untuk tabung besar Rp100 ribu, dan tabung kecil Rp50 ribu.

Namun, saat permintaan sedang banyak, ia justru bingung karena mulai kesulitan mendapat pasokan. Sebab, setahunya, pabrik tempatnya mengambil oksigen kini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit. (*)

Red

Berita Terkait

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur
Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Rabu, 4 November 2026 - 08:32 WIB

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Berita Terbaru