LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Detik-detik menegangkan terjadi di perlintasan kereta api Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Kijang Kapsul BE 1873 KY berwarna silver yang mengangkut tiga orang penumpang serta barang sembako tertabrak kereta api Babaranjang (batu bara rangkaian panjang).
Insiden dramatis yang menyedot perhatian warga sekitar tersebut beruntung tidak menelan korban jiwa. Pemilik kendaraan, Sukani, bersama dua penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari mobil beberapa detik sebelum tabrakan terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Sukani dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, usai membeli kebutuhan sembako. Saat melintasi perlintasan rel, mobil yang dikemudikannya tiba-tiba terpatok di gundukan rel dan tidak dapat bergerak.
Dalam kondisi genting tersebut, kereta Babaranjang yang melaju dari arah Palembang, Sumatera Selatan menuju Bandar Lampung, datang mendekat dengan kecepatan tinggi. Menyadari bahaya yang mengancam, Sukani dan dua penumpang di dalam mobil segera keluar dan menyelamatkan diri.
Tak lama berselang, tabrakan pun tak terhindarkan. Kereta menghantam sisi kiri mobil dengan keras hingga kendaraan tersebut ringsek parah, terpental sejauh puluhan meter, dan terseret oleh rangkaian kereta api.
Hingga berita ini dibuat, lokasi kejadian masih dipadati warga. Proses evakuasi kendaraan masih berlangsung, sementara aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk mengamankan area, melakukan penanganan awal, serta mengumpulkan keterangan para saksi.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk menelaah kondisi perlintasan dan faktor keselamatan di lokasi kejadian. (*)










