Gubernur Lampung Sidak OPD Hingga RSUDAM, Hari Pertama Kerja Tahun 2026

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pusat pelayanan publik pada hari pertama kerja tahun 2026, Jumat (02/01/2026).

Sidak dilakukan secara serentak oleh tiga tim. Tim pertama dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Tim kedua oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, dan tim ketiga oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar.

Gubernur Mirza menegaskan, sidak merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjalankan aturan disiplin ASN sesuai peraturan perundang-undangan.

Regulasi tersebut antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sidak ini untuk memastikan disiplin ASN benar-benar dijalankan dan kinerja perangkat daerah berjalan sesuai tugas dan fungsinya,” ucap Gubernur Mirza.

Selain kantor pemerintahan, Gubernur juga meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) guna memastikan layanan publik tetap maksimal.

Baca Juga :  Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga

Menurutnya, RSUDAM merupakan rumah sakit rujukan terakhir bagi seluruh kabupaten dan kota di Lampung.

“Semua rujukan terakhir dari kabupaten dan kota itu ke Abdul Moeloek. Tidak ada rumah sakit lain lagi, sehingga pelayanannya harus tetap optimal,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Mirza menjelaskan bahwa RSUDAM saat ini menghadapi persoalan kelebihan kapasitas.

Karena itu, pemerintah provinsi mendorong peningkatan fasilitas dan layanan, termasuk pengembangan teknologi medis baru.

“Saya sudah minta Pak Sekda untuk mendukung penuh apa saja yang dibutuhkan Abdul Moeloek. Kemudian untuk tahun 2026, RSUD Abdul Moeloek akan memiliki fasilitas LASIK dan menjadi rumah sakit pertama di wilayah Sumbagsel yang menyediakan layanan tersebut,” ucap Mirza.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur meninjau Instalasi Farmasi, poliklinik umum, Unit Gawat Darurat, serta ruang rawat inap bedah.

Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah pasien untuk mendengar pengalaman mereka terkait pelayanan rumah sakit.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Salah satu pasien, Sutrisno (62), warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, menyampaikan apresiasi atas pelayanan RSUDAM.

“Saya kemoterapi tulang, sudah tiga tahun pakai BPJS. Alhamdulillah pelayanannya sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan melaporkan hasil sidak di 15 OPD menunjukkan tingkat kehadiran dan kesadaran ASN secara umum sudah cukup baik.

Meski demikian, ia menilai masih diperlukan pembinaan bagi ASN yang belum menunjukkan disiplin optimal.

“Tingkat kesadaran sudah cukup, tapi tetap perlu dukungan dan pembinaan untuk yang masih belum maksimal,” kata Mulyadi.

Adapun Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar menegaskan sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Menurutnya, disiplin dan tanggung jawab ASN menjadi kunci utama terwujudnya pemerintahan yang profesional.

“Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani,” ujar Sulpakar. (*)

Berita Terkait

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB