Pecahkan Rekor Dunia, Kasus COVID-19 di AS Tembus 1,35 Juta Kasus dalam 24 Jam

- Jurnalis

Selasa, 11 Januari 2022 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang melakukan tes COVID-19 sendiri di luar Gereja Baptis Selatan Encanto, di San Diego, California, AS, Selasa (4/1/2022). Foto: Mike Blake/REUTERS

Orang-orang melakukan tes COVID-19 sendiri di luar Gereja Baptis Selatan Encanto, di San Diego, California, AS, Selasa (4/1/2022). Foto: Mike Blake/REUTERS

LAMPUNGCORNER.COM, Amerika Serikat – Penambahan kasus COVID-19 di Amerika Serikat kembali mencatatkan rekor terbesar di seluruh dunia. Pada Senin (10/1/2022), AS melaporkan kemunculan 1,35 juta kasus baru virus corona dalam 24 jam.

Penambahan terbesar di seluruh dunia ini memecahkan rekor sebelumnya yang juga dipegang Negeri Paman Sam pada 3 Januari 2022 lalu. Saat itu penambahan kasus corona di AS dalam 24 jam mencapai 1,03 juta.

Kemunculan kasus pada Senin 11 Januari ini melebihi jumlah rata-rata kasus harian di AS yaitu sebanyak 700 ribu kasus. Lonjakan COVID-19 di AS disebabkan menyebarnya varian Omicron.

Baca Juga :  Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Akibat lonjakan kasus, tingkat rawat inap corona di AS juga naik. Jumlah rata-rata kasus tingkat rawat inap di AS naik dua kali lipat dalam sepekan, demikian dikutip dari Reuters.

Saat ini ada 136 ribu warga AS yang dirawat akibat COVID-19. Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya pada Januari 2021 yaitu 132.051.

Baca Juga :  Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Meski ada kenaikan, gejala akibat Omicron lebih ringan dibanding varian lain sebelumnya. Mayoritas kasus Omicron di AS bahkan hanya merasakan gejala ringan dan tak bergejala.

Terkait gejala lebih ringan dari Omicron, otoritas kesehatan AS tetap meminta warga waspada. Sebab, bila kasus semakin melonjak maka sistem kesehatan di AS berpotensi kolaps. Sampai sekarang pun berbagai pengamat medis belum melihat lonjakan kasus corona akan segera berhenti. (*)

 

 

Red

Berita Terkait

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama
Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin
Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama
Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022
Momen Haru Ridwan Kamil Dipeluk Warga Bern yang Selamatkan Adik Eril dari Arus Sungai Aare
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Terkendala Air Keruh, Ini Penjelasan Polisi Swiss
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

Rabu, 2 September 2026 - 08:53 WIB

Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

Minggu, 30 November 2025 - 18:42 WIB

Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama

Berita Terbaru