Pemprov Lampung, Kementan dan PTPN I Lakukan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung –  Menindaklanjuti pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PT PTPN I melakukan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Dalam Groundbreaking tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, serta Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas.

Seremoni groundbreaking Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi ini dilaksanakan secara daring serentak dari Jakarta dan Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Seperti diketahui, Groundbreaking Industri Ayam Terintegrasi ini dilaksanakan secara serentak di 6 wilayah yaitu Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusatenggara Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membahas hilirisasi ayam ini dalam kunjungan Direktur Utama PTPN I.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa proyek hilirisasi ayam terintegrasi tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol perubahan arah pembangunan ekonomi Lampung yang menekankan penciptaan nilai tambah.

“Lampung adalah lumbung pangan nasional. Namun, kita tidak boleh berhenti hanya sebagai penyedia bahan mentah. Hilirisasi ayam terintegrasi ini adalah langkah nyata untuk memastikan manfaat ekonomi tetap berada di Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menilai, penguatan hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani.

Dalam pelaksanaan groundbreaking, Sekdaprov Marindo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Baca Juga :  Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Ia menyampaikan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan pangan dan perbaikan gizi sebagai prioritas pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau,” jelasnya.

Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yaitu pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam beserta cold storage berkapasitas 50 ton.

Pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua.

Keempat proyek tersebut membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sekdaprov Marindo berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar distribusi ayam dilakukan dalam bentuk produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah,” ujarnya.

“Selain itu, Pemprov Lampung terus memperkuat sektor hulu melalui peningkatan produksi jagung sebagai bahan baku pakan ternak, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan ekonomi desa,” tambahnya.

Sekdaprov Marindo mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi dan sinergi agar Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, menyampaikan bahwa groundbreaking ini dalam rangka mendukung swasembada pangan protein hewani, di mana kegiatan ini untuk seluruh Indonesia ada rencananya di 30 provinsi. Salah satunya adalah Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang

“Dan untuk tahap pertama ini, kita dialokasikan hilirisasi ayam terintegrasi yaitu di enam provinsi. Jadi, tahap satu ini ada di enam provinsi, yaitu di Provinsi Lampung salah satunya, yang rencananya untuk Provinsi Lampung itu ada di tiga lokasi di lahan PTPN,” ujarnya.

“Untuk yang disini ada untuk RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) dan cold storage, kemudian untuk pembangunan pabrik pakan, untuk pengolahan tepung telur dan daging, kemudian juga untuk hatchery di mana untuk DOC (Day Old Chicken) daripada ayam petelur kita,” tambahnya.

Ia menilai bahwa Lampung adalah potensial pemasok, baik itu untuk Provinsi Lampung ataupun juga pemasok di Jabodetabek, juga pemasok daripada untuk provinsi-provinsi seputaran bahkan ke Sumatera.

“Jadi Lampung adalah sangat potensial sehingga juga dialokasikan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyatakan langkah ini adalah tonggak penting dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Adapun nilai investasi dari groundbreaking di Lampung yaitu sekitar Rp600 miliar untuk membangun fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), Cold Storage dan pabrik pakan ditahap pertama, nantinya akan dilanjutkan dengan pembangunan industri pakan, Hatchery dan Paren Stock untuk layer dan broiler.

Industri ternak ayam terpadu di Trikora ini diproyeksikan mampu memproduksi hingga 5.760 ton (daging ayam) karkas per tahun untuk memenuhi kebutuhan protein di Sumatera. (*)

Berita Terkait

Seluruh Jemaah Haji Kloter 31 Lamtim Kembali Sehat, Sekda: Semoga Menjadi Haji Mabrur
Rapat Perdana Humas HPN-Porwanas 2027 Digelar, Ketua PWI Lampung Tekankan Kekompakan Tim
Harganas ke-33, Pemkab Lamtim Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dan Penguatan PLKB
SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:24 WIB

Seluruh Jemaah Haji Kloter 31 Lamtim Kembali Sehat, Sekda: Semoga Menjadi Haji Mabrur

Senin, 29 Juni 2026 - 20:26 WIB

Rapat Perdana Humas HPN-Porwanas 2027 Digelar, Ketua PWI Lampung Tekankan Kekompakan Tim

Senin, 29 Juni 2026 - 11:05 WIB

Harganas ke-33, Pemkab Lamtim Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dan Penguatan PLKB

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:36 WIB

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Berita Terbaru