Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Perbaikan ruas jalan Gedung Aji-Umbul Mesir hingga Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang, resmi dimulai pada Senin, 6 April 2026, dengan total anggaran mencapai Rp135 miliar.
Proyek tersebut terbagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama sepanjang 7 kilometer dengan nilai Rp70 miliar, dan paket kedua sepanjang 6,5 kilometer dengan anggaran Rp65 miliar.
Pembiayaan bersumber dari dana pinjaman Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp1 triliun melalui Bank bjb.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau langsung proses pemasangan base jalan di lokasi, didampingi Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung M Taufiqullah, serta camat dan kepala desa setempat.
Dalam kesempatan itu, Jihan menyebutkan proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 sesuai kontrak.
Namun, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong percepatan agar pekerjaan dapat selesai pada September 2026.
“Kontraknya memang sampai Desember, tapi kita dorong agar bisa selesai lebih cepat, targetnya September,” ujar Jihan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas lamanya penanganan ruas jalan tersebut.
Menurutnya, panjangnya ruas jalan menjadi salah satu kendala sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap.
“Saat ini kita bangun 13,5 kilometer, sisanya sekitar 8,5 kilometer lagi akan kita lanjutkan,” kata Jihan.
Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Lampung, M Taufiqullah, mengungkapkan total panjang ruas jalan di kawasan tersebut mencapai sekitar 31 kilometer, dengan kondisi rusak sepanjang 22 kilometer.
“Bulan puasa kemarin Pak Gubernur mengecek langsung, kondisinya sulit dilalui bahkan oleh kendaraan biasa. Jalan ini sempat viral karena kerusakannya cukup parah,” ujar Taufiq.
Ia mengupayakan agar pekerjaan ini bisa selesai sesuai target Gubernur pada September 2026.
“Kita kejar terus, mudah-mudahan cuaca mendukung dan bahan baku juga tersedia. Karena belakangan ini material agak terbatas, jadi kita berharap semua bisa terpenuhi agar pekerjaan selesai sesuai target September,” katanya.
Untuk sisa jalan 8,5 km, Taufiq berharap dapat dilanjutkan pada tahun depan agar seluruh ruas Gedung Aji-Umbul Mesir mulus.
“Ruas jalan ini sangat penting karena mendukung ketahanan pangan nasional. Di wilayah Rawapitu itu sebagian besar adalah area persawahan dan merupakan salah satu lumbung pangan di Lampung.
Kalau jalannya bagus, ongkos produksi dan distribusi hasil pertanian bisa ditekan, sehingga petani akan lebih diuntungkan dan kesejahteraannya meningkat,” pungkasnya. (*)















