Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kasatgas Percepatan Program MBG Provinsi Lampung, Saipul. Foto: Farida Nurazizah

Kasatgas Percepatan Program MBG Provinsi Lampung, Saipul. Foto: Farida Nurazizah

Lampungcorner.com — Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung.

Program tersebut tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), meski sejumlah proses administrasi berpotensi mengalami keterlambatan.

Kasatgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung, Saipul, mengatakan pelaksanaan MBG di daerah sudah memiliki sistem yang mapan.

Mulai dari keberadaan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga mekanisme pembayaran yang telah menggunakan virtual account.

“Pelaksanaan di lapangan tetap berjalan sesuai SOP dan target. Siapa pun pimpinannya di pusat, di daerah sistemnya sudah berjalan. Sudah ada kepala SPPG, dan pembayaran sepanjang anggaran APBN tersedia dilakukan melalui virtual account,” ujar Saipul.

Baca Juga :  Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat

Ia menjelaskan, pergantian pimpinan di BGN kemungkinan hanya berdampak pada aspek administrasi, terutama kebijakan yang memerlukan persetujuan pimpinan.

Salah satunya adalah penyusunan petunjuk teknis (juknis) terkait refocusing penerima manfaat Program MBG yang hingga kini masih dalam pembahasan.

“Kalau menyangkut persetujuan pimpinan, mungkin ada keterlambatan. Saat ini ada program refocusing penerima manfaat, namun juknisnya belum keluar karena masih dibahas,” jelasnya.

Di sisi lain, Saipul mengungkapkan masih terdapat lebih dari 300 SPPG di Lampung yang belum beroperasi.

Baca Juga :  Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers

Sebagian besar unit tersebut telah menunjukkan progres pembangunan, sementara sebagian lainnya belum mengalami perkembangan dalam dua hingga tiga bulan terakhir.

Ia menyebut progres pembangunan setiap SPPG bervariasi. Beberapa unit telah mencapai progres 80 hingga 90 persen, bahkan ada yang sudah siap beroperasi.

Meski banyak pengelola SPPG menanyakan kepastian operasional kepada pemerintah daerah, Saipul menegaskan bahwa kewenangan pembangunan dan pengoperasian SPPG sepenuhnya berada di Badan Gizi Nasional.

“Banyak yang melapor dan menanyakan tindak lanjut. Namun kami sampaikan, itu menjadi ranah BGN, bukan kewenangan pemerintah daerah,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum
Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim
Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya
Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta
Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya
Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Lampura Gelar Paripurna Propemperda 2026/2027, Perkuat Kepastian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Ela Siti Nuryamah: 227 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Lamtim

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perempuan Didorong Makin Berdaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Petakan Kompetensi 295 Pejabat, Lampura Bersiap Terapkan Manajemen Talenta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB