lampungcorner.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memastikan perbaikan ruas Jalan Pattimura di Kota Metro dan ruas Metro–Kota Gajah akan direalisasikan tahun ini. Pekerjaan fisik dijadwalkan dimulai usai Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Kunjungan kerja perdana Gubernur Mirza difokuskan pada peninjauan langsung kondisi Jalan Pattimura, Metro. Dari hasil pengecekan di lapangan, ia menemukan bahwa kerusakan jalan kerap berulang meski hampir setiap tahun dilakukan perbaikan.
“Ini hampir tiap tahun diperbaiki, tapi rusak lagi. Setelah dicek, ternyata banyak permasalahan pada saluran air yang tidak pernah dibersihkan dan tidak berfungsi optimal. Kalau drainasenya tidak beres, jalannya pasti cepat rusak,” ujar Mirza.
Menurutnya, persoalan utama bukan hanya pada konstruksi jalan, melainkan sistem drainase yang tersumbat dan minim perawatan. Ia menegaskan bahwa pembenahan drainase menjadi prioritas sebelum perbaikan badan jalan dilakukan secara menyeluruh.
“Drainase harus diperbaiki dulu. Kita lihat tadi, yang drainasenya bagus dan terbuka, kondisi jalannya relatif lebih baik. Artinya ini soal perawatan juga,” tegasnya.
Selain itu, Mirza menyoroti tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut. Ruas Metro–Kota Gajah disebut sebagai salah satu jalur strategis dengan lalu lintas kendaraan angkutan barang, termasuk truk bertonase berlebih (ODOL), yang kerap melintas pada malam hari.
“Ini jalur lintas utama. Saya mendapat laporan banyak kontainer dan truk besar lewat, terutama tengah malam. Kalau muatannya berlebih dan pengawasannya lemah, tentu berdampak pada daya tahan jalan,” katanya.
Gubernur juga meminta dukungan Pemerintah Kota Metro untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air serta memperkuat pengawasan terhadap kendaraan berat. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dinilai penting agar perbaikan jalan tidak hanya bersifat sementara.
Adapun untuk tahap awal, perbaikan akan difokuskan pada titik-titik kerusakan parah sembari menata ulang sistem drainase. Pemprov Lampung menargetkan kualitas konstruksi yang lebih tahan lama sehingga tidak lagi terjadi perbaikan berulang setiap tahun.
Dengan perbaikan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Metro dan sekitarnya dapat berjalan lebih lancar serta aman.
Setidaknya anggaran Rp10 miliar disiapkan untuk perbaikan jalan Pattimura, Metro dengan rigid beton.
Sementara itu kunjungan dilanjutkan dengan mendatangi ruas Metro-Kota Gajah, disana juga kondisi jalan rusak dan akan diperbaiki tahun ini.
Ditambahkan Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah perbaikan yang akan dilakukan berupa rigid beton sepanjang 300 meter.
“Untuk ruas Metro-Kota Gajah rusaknya sekitar 300 meter dan ini persoalannya karena drainase tertutup. Maka akan kita perbaiki tahun ini dengan rigid beton, anggarannya disiapkan Rp5 miliar,” tambah Taufiq.









