PM Australia Sebut Rencana Kehadiran Putin ke Indonesia Keterlaluan

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri acara yang menandai ulang tahun kedelapan pencaplokan Krimea oleh Rusia di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Jumat (18/3/2022). Foto: Sputnik/Ramil Sitdikov/Kremlin via Reuters

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri acara yang menandai ulang tahun kedelapan pencaplokan Krimea oleh Rusia di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Jumat (18/3/2022). Foto: Sputnik/Ramil Sitdikov/Kremlin via Reuters

LAMPUNGCORNER.COM, Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan ingin menghadiri KTT G20 di Indonesia pada akhir tahun 2022. Informasi yang disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, pada hari Rabu (23/3) ini menimbulkan kekhawatiran Perdana Menteri Australia.

PM Scott Morrison merasa tak nyaman duduk di meja yang sama dengan seseorang yang telah dituduh sebagai pelaku kejahatan perang. Morrison menyebut hal ini sebagai langkah yang keterlaluan.

“Untuk duduk di meja yang sama dengan Vladimir Putin, yang dikecam Amerika Serikat sebagai pelaku kejahatan perang di Ukraina, bagi saya adalah langkah yang keterlaluan,” kata Morrison saat konferensi pers, dikutip dari CNN.

“Kami telah meningkatkan kekhawatiran tentang ini. Rusia telah menginvasi Ukraina. Maksud saya, ini adalah tindakan kekerasan dan agresif yang menghancurkan aturan hukum internasional,” tambah Morrison.

Baca Juga :  Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Indonesia adalah pemegang kepemimpinan G20 sepanjang 2022. Pertemuan antar kepala negara dan pemimpin negara anggota G20 di Indonesia akan digelar pada Oktober mendatang.

Dubes Vorobieva mengatakan Putin bersedia menghadiri KTT G20 apabila tidak ada halangan.

Pernyataan Vorobieva disampaikan saat AS dan sekutu Baratnya sedang menilai apakah Moskow berhak tetap berada dalam aliansi G20 atau tidak.

Seorang sumber Uni Eropa mengkonfirmasi diskusi tentang status Rusia pada pertemuan G20 mendatang.

“Sudah sangat jelas bagi Indonesia bahwa kehadiran Rusia pada pertemuan tingkat yang akan datang akan sangat bermasalah bagi negara-negara Eropa,” kata sumber tersebut, dikutip Reuters.

Baca Juga :  Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Kementerian luar negeri Indonesia menolak mengomentari seruan agar Rusia dikeluarkan dari G20. Sementara, Dubes Vorobieva mendesak Indonesia untuk tidak terseret oleh seruan dari negara-negara Barat.

“Kami sangat berharap pemerintah Indonesia tidak menyerah pada tekanan mengerikan yang sedang diterapkan oleh Barat,” kata Vorobieva.

“G20 bukan sekadar konferensi. G20 adalah sebuah proses. Ada banyak pertemuan yang diadakan oleh Indonesia baik online maupun offline dan Rusia berpartisipasi aktif dalam pertemuan tersebut,” tambahnya.

 

Red

Berita Terkait

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama
Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin
Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama
Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022
Momen Haru Ridwan Kamil Dipeluk Warga Bern yang Selamatkan Adik Eril dari Arus Sungai Aare
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Terkendala Air Keruh, Ini Penjelasan Polisi Swiss
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

Rabu, 2 September 2026 - 08:53 WIB

Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

Minggu, 30 November 2025 - 18:42 WIB

Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama

Berita Terbaru