Resmi! Gubernur Mirza Buka Lampung Fest 2025, “Coffee and Tourism” Tanpa APBD

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi membuka Lampung Fest 2025 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (12/11/2025).

Festival tahunan yang digelar tanpa dana APBD ini mengusung tema “Coffee and Tourism” sebagai wujud sinergi dua kekuatan utama ekonomi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat menjelaskan bahwa kopi masih menjadi komoditas unggulan dan penopang pertumbuhan ekonomi Lampung.

Berdasarkan data kuartal I tahun 2025, Lampung mencatat pertumbuhan ekonomi 5,4 persen, tertinggi di Sumatera.

Namun, Gubernur Mirza menyoroti fakta bahwa sekitar 70 persen ekspor kopi nasional dari Lampung masih berbentuk biji mentah (green bean). Karena itu, pemerintah daerah kini fokus memperkuat hilirisasi agar nilai tambahnya meningkat.

“Provinsi Lampung tentu dengan bangga akan menghilirisasi kopi-kopinya. Kami ingin kopi Lampung ini lebih dikenal, tidak hanya di luar negeri tapi juga di dalam negeri, dengan nilai tambah yang benar-benar dihasilkan di Provinsi Lampung,” tegas Mirza.

Baca Juga :  Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal

Gubernur Mirza juga mengapresiasi pengusaha lokal yang baru-baru ini berhasil mengekspor kopi matang (roasted coffee) ke pasar luar negeri.

Ia berharap langkah tersebut menjadi tonggak baru kebangkitan industri kopi Lampung.

Pada kesempatan yang sama, Rahmat juga menyoroti sektor pariwisata Lampung yang tumbuh pesat. Setelah mencatat 18 juta wisatawan pada 2024, jumlah kunjungan tahun ini diproyeksikan menembus 28 juta orang.

Ia menyebut, jutaan wisatawan domestik itu harus menjadi agen promosi kopi Lampung ke berbagai daerah.

“Bayangkan kalau 30 juta wisatawan kita pulang ke rumahnya, mereka coba dan suka kopi Lampung, maka kopi kita akan semakin terkenal dan bernilai tinggi. Dampaknya langsung ke petani dan perekonomian daerah,” kata Gubernur Mirza

Rahmat Mirzani Djausal juga menekankan bahwa Lampung Fest 2025 menjadi contoh nyata semangat kolaborasi lintas sektor yang ada.

Festival ini terselenggara tanpa dana APBD, melainkan murni hasil sinergi antara pelaku ekonomi kreatif, komunitas, UMKM, promotor musik, hingga perusahaan swasta.

Baca Juga :  Lahir di Lampura, Mayjen TNI Kristomei Sianturi Diangkon Muakhi oleh Ansyori Sabak

“Lampung Fest bukan sekadar pameran, tapi wadah inkubasi ide, promosi, dan kebangkitan gairah baru dalam penyelenggaraan event di Lampung,” ujar Rahmat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan menjelaskan bahwa Lampung Fest 2025 berlangsung selama 15 hari, mulai 11 hingga 25 November 2025.

Festival ini menargetkan 200 hingga 300 ribu pengunjung dengan potensi transaksi ekonomi antara Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.

Rangkaian kegiatan mencakup pameran UMKM Nusantara Expo, Paviliun Kopi, Semarak Anjungan Kabupaten/Kota, Festival Budaya, Kuliner, serta penampilan musisi nasional dan lokal.

Sebanyak 6 anjungan kabupaten/kota, 14 OPD, 3 perguruan tinggi, BUMN, perbankan, 40 perusahaan, dan sekitar 250 pelaku UMKM berpartisipasi dalam festival ini.

Lampung Fest 2025 menjadi momentum untuk memperkuat branding “Lampung: The Land of Coffee and Tourism” sekaligus mempertegas arah pembangunan ekonomi berbasis hilirisasi dan pariwisata berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB