Sempat Menyerah, Anak Kuli Serabutan Alumnus IIB Darmajaya Ini Jadi ASN di Mahkamah Agung

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Suratno, alumnus IIB Darmajaya yang kini bekerja sebagai ASN di Pengadilan Agama Tulangbawang Tengah. FOTO: Humas IIB darmajaya

Tri Suratno, alumnus IIB Darmajaya yang kini bekerja sebagai ASN di Pengadilan Agama Tulangbawang Tengah. FOTO: Humas IIB darmajaya

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — “Apapun yang terjadi itulah yang terbaik bagi kita, siapapun bisa jadi apapun”. Sepatah kalimat itulah yang menjadikan Tri Suratno kini dapat membanggakan kedua orang tuanya.

Alumni Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini mengisahkan perjuangan pendidikannya, hingga menjadi abdi negara di Mahkamah Agung. Sempat tak ingin melanjutkan perkuliahan, Tri Suratno bercerita saat baru lulus dari bangku SMK tahun 2014.

“Sebelum mendaftar di IIB Darmajaya sempat tidak ingin melanjutkan kuliah karena orang tua hanya bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tidak menentu,” ucapnya.

Suatu hari, Tri Suratno pun coba mencari informasi terkait beasiswa perguruan tinggi di Provinsi Lampung.

“Kampus demi kampus saya kunjungi, tak terkecuali Darmajaya,” ujarnya.

Saat sampai di kampus IIB Darmajaya, Ia melihat gedung yang berdiri megah, serta banyak melihat mobil mewah yang terparkir, hampir tidak menyangka bahwa di Darmajaya juga tersedia program beasiswa.

“Di ruang Penerimaan Mahasiswa Baru, saya dijelaskan dengan begitu ramah dan rinci terkait program beasiswa di Darmajaya. Mendengar berita tersebut saya seperti merasakan angin segar dan seperti melihat harapan baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN

Ia kemudian diarahkan ke ruang Kemahasiswaan untuk mendaftar beasiswa tersebut, namun saat itu merupakan hari terakhir pengumpulan berkas beasiswa.

“Kebaikan petugas penerimaan mahasiswa baru, Saya diberikan kesempatan sampai pukul 15.00 WIB untuk melengkapi berkas yang disyaratkan,” imbuhnya.

Mendapatkan kesempatan itu tak disia-siakannya, berkas pun selesai diurus sebelum pukul 15.00 WIB. Tahapan demi tahapan dilewati sampai akhirnya dinyatakan lolos beasiswa Bidik Misi IIB Darmajaya.

“Saya mendaftar S1 Teknik Informatika karena saya ingin meneruskan ilmu yang saya dapat dari bangku SMK. Namun pada saat pengumuman diterima di Prodi D3 Teknik Komputer, tanpa berpikir panjang saya pun menerimanya,” kenangnya.

Awal perkuliahan, Tri merasa kesulitan adaptasi namun karena meraih beasiswa tekadnya kuat untuk lebih giat lagi belajar.

Berangsur terbiasa, dirinya pun banyak aktif di kegiatan kemahasiswaan diantaranya Student Ambassador International Office 2014, Staf Penerimaan Mahasiswa Baru Darmajaya tahun 2016, hingga Sekretaris Umum UKM Bahasa periode 2015-2016.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

Ia juga menjadi perwakilan Darmajaya dalam kegiatan Commtech Integrated Initiative di Insitut Teknologi Surabaya bersama 11 negara.

Kelulusan tiba, Tri Suratno tak percaya mendengar pengumuman bahwa dirinya mendapatkan predikat lulusan terbaik D3 Prodi Teknik Komputer dan mendapatkan beasiswa lanjutan ke S1 Sistem Komputer.

“Momentum yang sangat membahagiakan bagi saya dan keluarga, ketika Ibu saya yang tak lulus SD mendapat kesempatan untuk maju ke atas panggung menerima penghargaan dari Rektor IIB Darmajaya. Perjuangan tersebut saya lanjutkan hingga saya lulus S1 Sistem Komputer dengan IPK 3,83,” bebernya.

Sempat bekerja sebagai Sekretaris Desa di Desa Negeri Ulangan Jaya tahun 2019, Tri mencoba mendaftar dalam penerimaan aparatur sipil negara (ASN) pada instansi Mahkamah Agung Republik Indonesia.

“Seleksi demi seleksi saya lewati mulai dari seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang dan Pemberkasan. Sampai akhirnya saya dinyatakan lolos seleksi CPNS Mahkamah Agung dan mendapatkan penempatan di Lampung, Pengadilan Agama Tulangbawang Tengah,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun
LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang
Polres Lampura Gandeng Dinas Pendidikan Perkuat Pencegahan Bullying di Sekolah
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Bentuk Karakter dan Jiwa Korsa, TNI Berikan Pelatihan PBB di SMKN 3 Kotabumi
Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung
Pansus DPRD Dalami Kelebihan Bayar Proyek PU Rp160 Juta
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:19 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:50 WIB

LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:42 WIB

Polres Lampura Gandeng Dinas Pendidikan Perkuat Pencegahan Bullying di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:22 WIB

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Berita Terbaru