Target Sekolah Penggerak, Bandarlampung Role Model Pendidikan di Lampung

- Jurnalis

Senin, 1 November 2021 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Kadafi saat memberi pemaparan. Foto: Dwi DS

M Kadafi saat memberi pemaparan. Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kemendikbudristek bersama Komisi X DPR RI mengadakan workshop pendidikan di Hotel Novotel, Senin (1/11/2021).

Kegiatan bertema MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) sebagai Wujud Gotong Royong Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar.

MBS adalah model pengelolaan yang memberikan otonomi (kewenangan dan tanggung jawab) lebih besar kepada sekolah.

Juga, memberikan keluwesan kepada pihak terkait (kepala sekolah, guru, siswa, dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu sekolah, sesuai kebijakan pendidikan nasional dan undang-undang yang berlaku.

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi menjelaskan kegiatan ini untuk memberikan sosialisasi berkenaan semangat merdeka belajar.

Baca Juga :  Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Hal ini sejalan dengan Bandarlampung yang mendapatkan program guru penggerak. Ke depan, ia berharap Bandarlampung juga mendapatkan program sekolah penggerak.

“Sekolah penggerak menjadi role model dan terobosan baru guna proses pendidikan yang terbaik di Lampung,” ucap dia.

Sementara, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah Kemendikbudristek, Jumeri, menjelaskan workshop ini untuk mendukung program merdeka belajar.

Sedangkan implementasi program merdeka belajar dalam taraf sekolah disebut dengan MBS.

Ia menyebut, pihaknya hanya memfasilitasi Norma, Standar, Prodsedur, dan Kriteria (NSPK). Sehingga kewenangan tetap berada di Pemerintah Kota Bandarlampung.

Baca Juga :  Semangat di Usia Senja, 25 Lansia Tubaba Ikuti Wisuda

“Pemerintah kota dalam hal ini Ibu wali kota memiliki kewenangan sebagai aparat penegaknya. Kami hanya menyediakam NSPK-nya,” papar dia.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengucapkan terima kasih atas saran Kadafi yang mengusulkan sekolah dan guru penggerak di Bandarlampung.

Atas usulan tersebut, lanjut Eva, dirinya akan segera berkoordinasi dan mengumpulkan sekolah (PAUD, SD, dan SMP) baik negeri maupun swasta.

“Sekolah dan guru penggerak memang hanya satu, tetapi sekolah dan guru se- Bandarlampung adalah seluruh penggerak bagi kemajuan pendidikan di Bandarlampung,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK
Pohon Tumbang Mengintai Bandar Lampung, 156 Kejadian Tercatat Sepanjang 2026
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Afiqa Terbaik di Lomba Bertutur Lampura, Siap Harumkan Nama Daerah di Level Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB