Target Sekolah Penggerak, Bandarlampung Role Model Pendidikan di Lampung

- Jurnalis

Senin, 1 November 2021 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Kadafi saat memberi pemaparan. Foto: Dwi DS

M Kadafi saat memberi pemaparan. Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kemendikbudristek bersama Komisi X DPR RI mengadakan workshop pendidikan di Hotel Novotel, Senin (1/11/2021).

Kegiatan bertema MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) sebagai Wujud Gotong Royong Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar.

MBS adalah model pengelolaan yang memberikan otonomi (kewenangan dan tanggung jawab) lebih besar kepada sekolah.

Juga, memberikan keluwesan kepada pihak terkait (kepala sekolah, guru, siswa, dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu sekolah, sesuai kebijakan pendidikan nasional dan undang-undang yang berlaku.

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi menjelaskan kegiatan ini untuk memberikan sosialisasi berkenaan semangat merdeka belajar.

Baca Juga :  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Hal ini sejalan dengan Bandarlampung yang mendapatkan program guru penggerak. Ke depan, ia berharap Bandarlampung juga mendapatkan program sekolah penggerak.

“Sekolah penggerak menjadi role model dan terobosan baru guna proses pendidikan yang terbaik di Lampung,” ucap dia.

Sementara, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah Kemendikbudristek, Jumeri, menjelaskan workshop ini untuk mendukung program merdeka belajar.

Sedangkan implementasi program merdeka belajar dalam taraf sekolah disebut dengan MBS.

Ia menyebut, pihaknya hanya memfasilitasi Norma, Standar, Prodsedur, dan Kriteria (NSPK). Sehingga kewenangan tetap berada di Pemerintah Kota Bandarlampung.

Baca Juga :  UMKO Perkuat Riset Berbasis Kebutuhan Masyarakat Lewat Hibah Internal 2026

“Pemerintah kota dalam hal ini Ibu wali kota memiliki kewenangan sebagai aparat penegaknya. Kami hanya menyediakam NSPK-nya,” papar dia.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengucapkan terima kasih atas saran Kadafi yang mengusulkan sekolah dan guru penggerak di Bandarlampung.

Atas usulan tersebut, lanjut Eva, dirinya akan segera berkoordinasi dan mengumpulkan sekolah (PAUD, SD, dan SMP) baik negeri maupun swasta.

“Sekolah dan guru penggerak memang hanya satu, tetapi sekolah dan guru se- Bandarlampung adalah seluruh penggerak bagi kemajuan pendidikan di Bandarlampung,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

61 Taruna Politeknik Tunas Garuda Diwisuda, Wabup Nadirsyah Berikan Tiga Pesan Penting
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:37 WIB

61 Taruna Politeknik Tunas Garuda Diwisuda, Wabup Nadirsyah Berikan Tiga Pesan Penting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Berita Terbaru