Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya, S.P., mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela, meninjau preservasi jalan salah satunya ruas Daya Murni-Gunung Batin yang menjadi jalur vital konektivitas antarwilayah.
Wagub menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Tahun Anggaran 2026, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp38,5 miliar untuk pembangunan jalan di Kabupaten Tubaba dan Pembangunannya dilakukan secara bertahap serta berkelanjutan sesuai skala prioritas,” ujar Wagub.
Jihan menambahkan, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada kondisi fisik semata, tetapi juga pada dampak ekonomi yang dihasilkan.
Oleh karena itu, sinergi antara Pemprov dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab(, hingga masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan, indikator keberhasilan jalan tidak hanya dilihat dari tingkat kemantapan, tetapi juga dari efisiensi waktu tempuh.
“Jalan yang baik bukan hanya yang mantap secara fisik, tetapi juga mampu mempercepat waktu tempuh. Karena itu, strategi kami adalah memperbaiki kondisi jalan terlebih dahulu, kemudian meningkatkan kapasitas melalui pelebaran,” ujar Kadis BMBK.
Ia juga menyampaikan, saat ini terdapat tujuh ruas jalan provinsi di Kabupaten Tubaba dengan total panjang sekitar 130 kilometer.
Namun, tingkat kemantapan jalan masih berada di kisaran 65 persen, lebih rendah dibandingkan Kabupaten Lampung Tengah yang telah mencapai di atas 80 persen.
Menurutnya, salah satu tantangan utama berada di wilayah timur Tubaba, khususnya ruas yang menghubungkan ke Kabupaten Way Kanan, yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Novriwan Jaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Lampung dalam pembangunan infrastruktur di daerahnya.
“Kami ucapkan terima kasih, ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati
Meski demikian, Novriwan juga memberikan sejumlah masukan, terutama terkait penanganan kerusakan jalan yang bersifat titik (spot).
Ia mencontohkan beberapa lokasi seperti kawasan Pasar Mulya Asri yang memerlukan penanganan lebih optimal dengan konstruksi yang lebih kuat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur, mengingat masih terdapat wilayah di Tubaba yang kondisi jalannya belum memadai.
Novriwan berharap dukungan berkelanjutan dari Pemprov Lampung dapat terus ditingkatkan.
Ia mengingatkan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta lingkungan hidup sebagai prioritas utama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, termasuk memperhatikan drainase dan penggunaan jalan sesuai kapasitasnya,” tambahnya.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan di Tubaba dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)















