Transmigrasi dan Jejak Pemerataan Pembangunan Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transmigrasi. Foto tangkapan layar freepik.com

Ilustrasi transmigrasi. Foto tangkapan layar freepik.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap 12 Desember, Indonesia memperingati Hari Bhakti Transmigrasi, sebuah momentum untuk mengenang perjalanan panjang program yang telah berperan besar dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di seluruh nusantara.

Dikutip dari setneg.go.id, istilah transmigrasi pertama kali dicetuskan oleh Bung Karno pada 1927 melalui Harian Soeloeh Indonesia. Gagasan ini muncul sebagai solusi untuk menata ulang persebaran penduduk, sekaligus membuka peluang pemerataan kesejahteraan di berbagai wilayah.

Dua dekade kemudian, dalam Konferensi Ekonomi di Kaliurang, Yogyakarta, pada 3 Februari 1946, Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali menegaskan pentingnya transmigrasi sebagai strategi nasional untuk memperkuat pembangunan industri di luar Pulau Jawa.

Baca Juga :  Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Program transmigrasi resmi dimulai pada 12 Desember 1950, ketika pemerintah memberangkatkan 25 Kepala Keluarga (98 jiwa) menuju dua daerah tujuan awal, yakni Lampung (23 KK) dan Lubuk Linggau (2 KK).

Langkah awal sederhana ini menjadi fondasi pengembangan kawasan-kawasan baru yang kelak tumbuh menjadi sentra ekonomi dan wilayah permukiman yang berkembang pesat.

Seiring waktu, kebijakan transmigrasi terus bergerak mengikuti arah politik di tiga era pemerintahan:

Orde Lama

Menitikberatkan pada pemerataan penduduk dan pembukaan daerah baru untuk mengatasi kepadatan di Pulau Jawa.

Orde Baru

Transmigrasi berkembang menjadi program besar berskala nasional. Banyak kawasan transmigrasi tumbuh menjadi pusat produksi pangan, permukiman baru, hingga melahirkan wilayah administratif baru.

Baca Juga :  Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

Orde Reformasi

Kebijakan diarahkan pada pemberdayaan masyarakat transmigran, keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan wilayah berbasis potensi lokal.

Selama lebih dari tujuh dekade berjalan, transmigrasi telah memberikan dampak nyata: menata persebaran penduduk, memunculkan pusat ekonomi baru, dan mendorong tumbuhnya wilayah-wilayah yang sebelumnya belum berkembang.

Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi para transmigran, pemerintah, dan seluruh pihak yang turut membangun kawasan baru demi pemerataan pembangunan nasional. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:19 WIB

PEMERINTAHAN

Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:43 WIB