Usai Kujungi pasar, Mendag Akui Harga Bahan Pokok di Sumut Stabil

- Jurnalis

Senin, 3 Mei 2021 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: ISTIMEWA

MedanMenteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi menyebut harga bahan pokok di Sumatera Utara (Sumut) stabil dan terjangkau di Pulau Sumatera.

Hal itu diungkapkan Lutfi usai meninjau harga bahan pokok di Pasar Rakyat Jawa Belawan, Medan dan Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Kabupaten Deliserdang, pada Sabtu (1/5/2021).

“Harga bahan pokok di Sumatera Utara merupakan salah satu yang terbaik, stabil, dan terjangkau di Sumatera,” kata Mendag seperti dikutip dari  laman resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut.

Ia pun memuji kinerja Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang sudah harga bahan pokok di daerah tersebut.

“Mudah-mudahan hal ini menjadi bekal dalam menghadapi puasa dan lebaran supaya lebih khusyuk dalam beribadah,” lanjutnya.

Adapun harga beras medium di Pasar Jawa Belawan sebesar Rp10.000—Rp11.000/kg, beras premium Rp12.000—Rp13.000/kg, gula pasir curah Rp13.000/kg, tepung terigu Rp10.000/kg, minyak goreng curah Rp14.000/kg setara Rp12.600/liter.

Kemudian minyak goreng kemasan Rp13.000/liter, daging ayam Rp28.000/kg, daging sapi Rp125.000/kg, telur ayam ras Rp21.000/kg, cabai merah keriting Rp24.000/kg, cabai rawit merah Rp40.000/kg, bawang merah Rp28.000/kg, dan bawang putih Rp24.000/kg.

Baca Juga :  Resmi! 1.256 Personel Polda Lampung Naik Pangkat

Sementara di Pasar Raya MMTC, harga komoditas hortikultura cabai merah keriting tercatat Rp20.000/kg, cabai rawit merah Rp35.000/kg, bawang merah Rp25.000/kg, bawang putih Rp24.000/kg, dan kentang lokal Rp10.000/kg.

Mendag Lutfi dan Gubernur Edy juga mengunjungi satu demi satu pedagang, sambil berdiskusi.

Para pedagang menyampaikan harapanya kepada Gubernur dan Menteri agar ke depan harga di pasar bisa tetap stabil, sehingga pedagang tidak merugi.

Mendag pun menyampaikan, pemerintah pusat dan daerah terus berupaya menjaga agar pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil.

“Bila harga stabil, daya beli masyarakat pun dapat menjangkaunya, apalagi di saat pandemi seperti saat ini, bersama Pak Gubernur kita berkomitmen untuk sesegera mungkin memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumut, sehingga daya beli masyarakat kembali pulih,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Lampung Fokus Program Umat dan Tata Kelola Digital Anggaran 2025

Sementara itu, seperti dilansir dari rilis.id (group lampungcorner.com), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengakui bahwa kondisi ekonomi di daerah sedikit terganggu akibat pandemi dan berdampak pada pembeli yang sedikit.

“Menjelang hari Lebaran ada kenaikan sedikit itu wajar, apalagi ditambah dengan kondisi pandemi seperti saat ini, kalau kita bisa atur yang jualan dan yang belanja insyaallah, semua akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Edy, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan terus mengupayakan langkah-langkah yang terukur, salah satunya dengan melakukan percepatan penyerapan anggaran dengan segera, baik itu APBD maupun dari APBN,  diharapkan dengan uang  itu dapat beredar (berputar) di masyarakat.

Ke depan, menurut Edy, juga perlu dilakukan pengaturan terhadap masa tanam tanaman pertanian.

“Sehingga ketika panen harga tidak jatuh, dan saat ketersediaan barang terbatas harga di pasar pun harga tidak melambung tinggi,” pungkasnya. (*)

 

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029
Pemerintah Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat, Thomas Amrico: Upaya Perbaiki Pemerataan Pendidikan
Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang
Gubernur Mirza Apresiasi Pergelaran Seni Budaya Lokal Kodam XXI/Radin Inten Lampung
GRANAT dan Ikhtiar Menyelamatkan Masa Depan Bangsa
Lampung Masuk 10 Besar Destinasi Nasional, Kunjungan Tembus 24 Juta
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 20:34 WIB

Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas

Senin, 12 Januari 2026 - 18:49 WIB

Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029

Senin, 12 Januari 2026 - 14:41 WIB

Pemerintah Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat, Thomas Amrico: Upaya Perbaiki Pemerataan Pendidikan

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:13 WIB

Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB