Wagub Jihan Apresiasi Kemenkop Dorong Pengembangan Alpukat Siger, Fokus Utama Tembus Pasar Internasional

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dalam penguatan akses permodalan, pemasaran, dan peningkatan kualitas SDM bagi Koperasi Agro Mulyo Lestari.

Dukungan tersebut juga untuk mendorong pengembangan Alpukat Siger menjadi lebih profesional, memperluas pasar regional, hingga menembus pasar internasional.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, di Koperasi Agro Mulyo Lestari, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekapung, Lampung Timur, Senin (4/5/2026).

Wagub Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas akses pasar hingga ekspor bagi komoditas unggulan daerah.

“Kami siap merangkul berbagai mitra, seperti Badan Standardisasi Nasional, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Perdagangan Luar Negeri, untuk memberikan sosialisasi tidak hanya bagi koperasi alpukat, tetapi juga komoditas lain seperti kakao dan nanas yang menjadi primadona di Lampung, khususnya Lampung Timur,” ujar Jihan.

Ia juga menambahkan bahwa Pemprov akan menggandeng kalangan akademisi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, termasuk riset terkait perlindungan tanaman.

Baca Juga :  Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

“Kami akan melibatkan perguruan tinggi seperti ITERA dan Universitas Lampung untuk melakukan riset, khususnya terkait proteksi hama pertanian, sehingga dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan petani, termasuk petani alpukat di Lampung,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan.

“Ini adalah komitmen kami untuk hadir, mendampingi, dan melayani koperasi. Kami mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan di seluruh wilayah,” ujar Farida.

Menurut Farida, saat ini Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk masuk ke sektor produksi, distribusi, hingga industri agar mampu bersaing di pasar nasional.

Ia menyebutkan, terdapat tiga permasalahan utama yang dihadapi koperasi, yakni akses permodalan, akses pemasaran, dan kualitas SDM.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong profesionalisme pengelolaan koperasi agar mampu menarik minat mitra usaha (off taker).

Baca Juga :  Novriwan Jaya Tata Ulang Birokrasi Tubaba, Ini Daftar Tujuh Pejabat Eselon II yang Bergeser

Dalam hal pembiayaan, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyediakan akses pinjaman yang diperuntukkan khusus bagi koperasi.

Selain itu, Kementerian Koperasi juga tengah membangun ekosistem pemasaran melalui pembentukan 131 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lampung Timur.

KDKMP tersebut diharapkan menjadi etalase modern bagi produk unggulan daerah, termasuk alpukat siger, kakao, serta berbagai produk UMKM seperti tapis dan batik.

“Koperasi harus menjadi pusat produksi sekaligus memiliki jalur distribusi dan etalase sendiri. Dengan begitu, koperasi dapat menjadi pengendali ekonomi nasional yang digerakkan oleh masyarakat desa,” jelas Farida.

Di sisi lain, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendampingi koperasi agar mampu berkembang dan berdaya saing hingga tingkat global.

“Kami siap mendampingi hingga menjadi koperasi yang diperhitungkan, tidak hanya di level lokal, tetapi juga regional bahkan internasional,” ujar Ari. (*)

Berita Terkait

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Berita Terbaru