Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menerima tambahan sebanyak 15 ribu vial vaksin campak dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna memperkuat penanganan kasus campak yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengatakan bantuan vaksin tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan stok vaksin campak di daerah yang sebelumnya mengalami kekosongan.
“Alhamdulillah dari Kementerian Kesehatan sudah turun 15 ribu vial vaksin campak, dan ini akan segera kita distribusikan ke kabupaten/kota yang saat ini mengalami kekosongan,” ujar Jihan, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, terdapat beberapa daerah yang stok vaksinnya masih mencukupi. Namun, ada pula wilayah yang membutuhkan distribusi tambahan agar program imunisasi tetap berjalan.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Jihan, akan segera menyalurkan vaksin tersebut ke daerah yang membutuhkan agar upaya pencegahan penyebaran campak dapat lebih maksimal.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi campak. Sebab, penyakit ini sangat mudah menular, terutama di lingkungan sekolah.
“Penularannya sangat tinggi. Jika anak mengalami demam dan muncul ruam di kulit, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli, menyampaikan hingga saat ini tercatat 61 kasus campak di Provinsi Lampung.
Rinciannya, Kota Bandar Lampung sebanyak 42 kasus, Kota Metro 9 kasus, Kabupaten Tulang Bawang 5 kasus, Kabupaten Way Kanan 3 kasus, dan Kabupaten Mesuji 2 kasus.
Meski demikian, Edwin menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kasus campak yang menyebabkan kematian di Lampung.
Ia juga mengimbau para orang tua yang memiliki anak balita namun belum mendapatkan vaksin campak agar segera melakukan imunisasi di fasilitas kesehatan terdekat.
“Bagi orang tua yang anaknya belum mendapatkan vaksin campak, kami mengimbau untuk segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi,” pungkasnya. (*)















