WALHI Lampung Sebut Banjir di Rajabasa akibat Pembangunan Mal

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir terjadi di depan lokasi pembangunan Lampung Living Plaza Bandarlampung pada Selasa (9/11/2021) malam. Foto: Istimewa

Banjir terjadi di depan lokasi pembangunan Lampung Living Plaza Bandarlampung pada Selasa (9/11/2021) malam. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Hujan besar yang terjadi pada Selasa (9/11/2021) malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Bandarlampung banjir.

Salah satunya di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di depan pembangunan mal Lampung Living Plaza Rajabasa.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung, Irfan Tri Musri, menduga banjir di sekitar lokasi disebabkan pembangunan mal.

“Pasalnya, lokasi yang akan dijadikan pusat perbelanjaan tersebut, merupakan daerah resapan air,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Rabu (10/11/2021).

Irfan juga mengatakan, sejak awal WALHI Lampung telah menolak rencana pembangunan mal tersebut.

Baca Juga :  Pansus LHP DPRD Lampung Sampaikan Rekomendasi ke OPD, Tindak Lanjut Terhadap Temuan BPK

Menurutnya, daerah tersebut rawan banjir. Sehingga dengan adanya pembangunan tersebut akan memperparah banjir apabila air sungai meluap.

“Terbukti, hujan yang hanya dua jam, lokasi tersebut sudah banjir akibat aktivitas peningkatan ketinggian permukaan air tanah dan pemasangan pagar beton di lokasi Lampung Living Plaza di sepanjang sungai,” kata dia.

Irfan mengungkapkan, peristiwa banjir ini merupakan peringatan keras bagi Pemerintah Kota Bandarlampung agar tidak sembarangan dalam menerbitkan izin.

“Jangan mengatasnamakan investasi dan ekonomi, lalu pemerintah abai terhadap keselamatan dan kenyamanan rakyatnya,” kata dia.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Perdana Pasca Idul Fitri, Pimpinan Dewan Lengkap Namun 41 Anggota DPRD Mangkir

Selain itu, berdasar pantauan WALHI Lampung, banjir juga terjadi di wilayah lain seperti Kelurahan Kali Balau Kencana, Kedamaian, Jalan Ki Agus Salim.

Juga merendam beberapa ruas jalan lainnya seperti di Jalan Kartini, Jagabaya, Jalan Yos Sudarso, Waylunik, dan Sepang Jaya.

“Ini menunjukan bahwa kondisi Kota Bandarlampung semakin krisis lingkungan. Ini harus segera ditindaklanjuti dan menjadi perhatian,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir
Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18
Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032
Gubernur Mirza Hadiri Halalbihalal Iwapi Lampung, Dorong Penguatan Peran Pengusaha Perempuan
Pemprov Lampung Perlebar Ruas Jalan R.E. Mardinata-Padang Cermin Jadi 11 Meter
Pasca Terkepung Banjir, Warga Keluhkan Bantuan Pemkot Bandar Lampung
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:29 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Kamis, 16 April 2026 - 23:20 WIB

Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 21:34 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Kamis, 16 April 2026 - 14:36 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Rabu, 15 April 2026 - 21:11 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Halalbihalal Iwapi Lampung, Dorong Penguatan Peran Pengusaha Perempuan

Berita Terbaru