Wali Murid Bersumpah Tidak Terima Dana KIP, Pihak SMPN 3 Punya Bukti Tanda Tangan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juli 2021 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMP Negeri 3 Bandarlampung, Foto Istimewa

SMP Negeri 3 Bandarlampung, Foto Istimewa

Bandarlampung — Penyaluran bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP Negeri 3 Bandarlampung menimbulkan persoalan.

Seorang wali murid, Siti Yuniah, menyatakan dirinya dipaksa mengakui telah menerima pencairan KIP Rp375 ribu.

Namun kepada rilisid lampung (grup lampungcorner.com) Sabtu (17/7/2021), dia bersumpah tidak pernah menerima uang dimaksud.

“Demi Allah, Saya tidak tanda tangan dan terima pencairan KIP. Tetapi Saya justru dikeroyok pihak sekolah untuk mengakuinya,” paparnya.

Pihak yang ia maksud adalah Kepala SMPN 3 Haria Etty, Wakil Kepsek Ahmad Yani, dan seorang guru bernama Septi.

Siti menceritakan dirinya mendapat informasi mendapat bantuan sebelum bulan puasa.

Bantuan didapat anaknya M Krisabil Wahid yang duduk di kelas IXB. Dana ini diperoleh siswa kelas VIII sampai IX.

Setelah dicek di BRI nilai bantuan KIP ternyata Rp1.125.000. Hal ini diketahui Siti setelah mem-print out buku tabungannya.

Baca Juga :  BRI Region 5 Gandeng PWI Lampung, Perkuat Literasi Keuangan dan Perangi Hoaks

“Saya dikasih tahu pegawai BRI, katanya pencairan kolektif di sekolah. Syaratnya fotokopi KTP, KK, dan buku tabungan untuk diserahkan ke sekolah,” ujar dia.

Setelah diberikan ke pihak sekolah, Siti diminta bersabar karena akan diproses terlebih dahulu.

Usai lebaran, Siti mendapat kabar dari salah seorang wali murid kelas IXA, bantuan cair dan dapat diambil di sekolah.

Namun, ketika ke sekolah ternyata uang senilai Rp375 ribu sudah dicairkan dengan bukti tanda tangannya.

“Saya melihat tanda tangan saya diduplikasi persis aslinya. Padahal, saya tidak merasa tanda tangan,” tegasnya.

Kemudian, Siti menanyakan kepada guru bernama Septi perihal siapa yang menandatangani dan menerima uang tersebut.

Namun, Septi justru menuduh Siti lah yang menandatangani dan menerima bantuan pemerintah tersebut.

“Saat itu ada Pak Yani dan tak lama datang kepala sekolah,”  papar pedagang gorengan keliling ini.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel

Terpisah, Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan SMPN 3 Bandarlampung, Ahmad Yani, membantah terjadi pemalsuan tanda tangan dan pencairan.

“Kita tidak bisa sembarangan kasih KIP ini, datanya ada dan lengkap. Tanda tangannya pun mirip sekali tidak beda dengan aslinya,” ungkap Yani.

Ia meyakinkan, saat pencairan petugas yang bertugas membagikan KIP juga tidak sembarangan membagikan bantuan pemerintah ini.

“Pencairan itu menunjukkan KK dan KTP asli, kita juga sudah verifikasi sesuai KTP,” ujar dia.

Selain itu, buku tabungan pencairan juga sudah diambil oleh wali murid dan jumlah uangnya sesuai dengan printout tabungan.

“Pencairan KIP ibu itu jumlahnya Rp350 ribu dan peristiwa seperti ini baru kali ini terjadi,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir
Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18
Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032
Gubernur Mirza Hadiri Halalbihalal Iwapi Lampung, Dorong Penguatan Peran Pengusaha Perempuan
Pemprov Lampung Perlebar Ruas Jalan R.E. Mardinata-Padang Cermin Jadi 11 Meter
Polda Lampung Hadir Pulihkan Trauma Warga Way Halim Pasca Banjir
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:29 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Kamis, 16 April 2026 - 23:20 WIB

Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 21:34 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Kamis, 16 April 2026 - 14:36 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Rabu, 15 April 2026 - 21:11 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Halalbihalal Iwapi Lampung, Dorong Penguatan Peran Pengusaha Perempuan

Berita Terbaru