LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Suasana duka menyelimuti Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, saat jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI), Zainal Muhsin, tiba di kampung halamannya.
Kepulangan almarhum yang meninggal dunia saat bekerja di Taiwan disambut langsung oleh Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, bersama jajaran Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (6/6/2026).
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Plt Camat Raman Utara Sri Umiyani serta Kapolsek Raman Utara Iptu Mursidi.
Zainal Muhsin, warga Desa Rantau Fajar, diketahui meninggal dunia akibat serangan jantung saat bekerja di sebuah pabrik di Taiwan pada 25 Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak terkait, almarhum sempat mendapatkan perawatan medis di Taoyuan General Hospital sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah dipulangkan ke Indonesia menggunakan maskapai Cathay Pacific dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.
Dari bandara, jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka di Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.
Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Zainal Muhsin.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami atas nama pribadi dan DPRD Lampung Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Zainal Muhsin. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Semoga almarhum husnul khatimah serta diampuni segala kesalahan dan dosanya,” ujar Rida.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Lampung Timur, Melya Dewi, menegaskan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan seluruh hak almarhum dan keluarganya dapat terpenuhi.
Menurutnya, Pemkab Lampung Timur telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemberdayaan KP2MI/BP2MI, Disnakertrans Provinsi Lampung, serta sejumlah instansi lainnya guna memfasilitasi proses pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka.
“Kami juga mendorong dan membantu proses pengajuan klaim Jaminan Sosial PMI serta asuransi kematian yang menjadi hak ahli waris almarhum di Taiwan. Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh hak tersebut dapat diterima keluarga,” kata Melya.
Di kesempatan yang sama, Pengantar Kerja Ahli Muda Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, Lyse Nuriska, memastikan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi terkait penyelesaian hak-hak almarhum.
“Kami akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar proses penyelesaian hak-hak almarhum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kedatangan jenazah di rumah duka berlangsung dalam suasana haru. Keluarga, kerabat, dan warga setempat tampak memadati lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Ayah almarhum, Sumardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah putranya hingga kembali ke kampung halaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, BP3MI, dan semua pihak yang telah membantu kepulangan anak kami sampai ke rumah. Kami hanya bisa berdoa semoga kebaikan semua pihak dibalas oleh Allah SWT,” ucap Sumardi penuh haru.
Pemkab Lampung Timur memastikan akan terus mendampingi keluarga almarhum hingga seluruh proses administrasi, termasuk pengurusan hak-hak ketenagakerjaan dan asuransi kematian, dapat diselesaikan dengan baik. (*)
Editor: Furkon Ari
















