Bangkitkan Tradisi Qurani dan Kejar Prestasi, MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Lampura Kembali Bergema

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan MTQ ke-45 tingkat kabupaten di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, Senin (20/7/2026) malam. Gambar gabungan hasil AI

Pembukaan MTQ ke-45 tingkat kabupaten di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, Senin (20/7/2026) malam. Gambar gabungan hasil AI

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggema di Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Setelah vakum selama sembilan tahun, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat kabupaten akhirnya kembali digelar. Pembukaan berlangsung khidmat dan meriah di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, Senin (20/7/2026) malam, dipimpin langsung oleh Bupati Lampura, Hamartoni Ahadis.

Sejak sore hari, ribuan masyarakat telah memadati arena utama. Defile kafilah dari 23 kecamatan, penampilan seni Islami, hingga lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menjadi penanda bangkitnya kembali salah satu agenda keagamaan terbesar di Lampura yang sempat terhenti hampir satu dekade.

Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura, kembalinya MTQ bukan sekadar menghidupkan kembali kompetisi membaca Al-Qur’an. Ajang ini menjadi momentum untuk membangun kembali tradisi pembinaan generasi Qurani sekaligus mengembalikan Lampura sebagai salah satu barometer MTQ di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ harus menjadi awal dari pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan. Menurutnya, MTQ tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi harus mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-65, Bupati Novriwan Ajak Pramuka Tubaba Jadi Teladan Ketahanan Pangan dan Lingkungan

“MTQ ini adalah ikhtiar kita untuk membangun masyarakat yang religius sekaligus mencetak generasi Qurani yang mampu membawa nama baik Lampura,” ujar Hamartoni.

Pada kesempatan tersebut, Hamartoni juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Lampura kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Lampung. Ia optimistis daerah yang dipimpinnya memiliki pengalaman, kemampuan, dan fasilitas yang memadai untuk menyelenggarakan ajang bergengsi tersebut.

Harapan itu didukung oleh rekam jejak Lampura yang pernah menjadi tuan rumah MTQ ke-39 tingkat Provinsi Lampung pada Mei 2011. Saat itu, ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota mengikuti perhelatan yang dipusatkan di kompleks Islamic Center Kotabumi, menjadikannya salah satu penyelenggaraan MTQ terbesar di Provinsi Lampung.

Tak hanya sukses sebagai penyelenggara, Lampura juga pernah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada MTQ ke-40 tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Kabupaten Lampung Selatan. Prestasi tersebut menjadi bukti kuatnya tradisi pembinaan tilawah Al-Qur’an di daerah ini.

Karena itu, Hamartoni menilai sudah saatnya Lampura kembali mengambil peran strategis dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi. Selain memiliki pengalaman, daerah ini juga didukung infrastruktur, pondok pesantren, serta sumber daya manusia yang dinilai mampu menunjang pelaksanaan MTQ berskala provinsi.

Baca Juga :  Sukses Jadi Tuan Rumah, Abung Selatan Puncaki MTQ ke-45 Lampura

MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Lampura akan berlangsung selama empat hari, hingga 24 Juli 2026. Sebanyak 286 kafilah dari 23 kecamatan yang mengikuti sembilan cabang perlombaan, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Musabaqah Hadis, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Pemkab Lampura berharap penyelenggaraan MTQ tahun ini menjadi titik awal kebangkitan syiar Islam, memperkuat pembinaan tilawah Al-Qur’an, sekaligus mengembalikan kejayaan Lampura sebagai daerah yang mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi serta layak menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Lampung di masa mendatang.

Bagi masyarakat, kembalinya MTQ menghadirkan kebanggaan tersendiri. Setelah sembilan tahun menanti, tradisi keagamaan yang menjadi bagian dari identitas Lampura akhirnya kembali hidup.

“Setelah sembilan tahun terhenti, semangat itu kini kembali menyala dari Pondok Pesantren Wali Songo,” ujar Maya, salah seorang pengunjung yang hadir pada pembukaan MTQ. (*)

Berita Terkait

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda
HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan
FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal
Ratusan Pelajar Adu Disiplin dan Kekompakan di Lomba PBB HUT RI ke-81 Lampura
Patok Tapal Batas Dipasang, Polemik Wilayah Dua Desa di Lampura Diharapkan Tuntas
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:16 WIB

HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan

Berita Terbaru