Wow, Penyekatan PPKM Level 4 di Bandarlampung Pakai Kawat Berduri

- Jurnalis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan protokol di Bandarlampung dipasang pagar berduri. Foto: Sulaiman

Jalan protokol di Bandarlampung dipasang pagar berduri. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kota Bandarlampung masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Karenanya, untuk membatasi mobilitas masyarakat, Polresta Bandarlampung menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat di beberapa titik jalan protokol.

Namun, saat ini, Polresta Bandarlampung tak lagi menggunakan tali rafia untuk menyekat jalan, tetapi menggunakan pagar kawat berduri atau kawat barrier.

Kasatlantas Polresta Bandarlampung AKP M. Rohmawan mengatakan, pihaknya tidak melakukan penyekatan, tetapi menerapkan pos pengaturan pembatasan mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Pelaksanaan Musda IV KNPI Pesawaran, Akasa Gusnawan Himbau Pemuda Jaga Persatuan Organisasi

“Saat ini ada dua titik yang dipasang kawat barrier yakni tugu Raden Intan dan di depan Plaza Pos,” ujarnya.

Pemasangan kawat berduri ini akan dilakukan hingga 23 Agustus sebagai upaya Bandarlampung masuk dalam zona kuning dan hijau.

“Ini sangat berpengaruh dengan mobilitas. Alhamdulillah sekarang sudah oranye, kalau masuk zona kuning kita buka, tapi kalau makin parah, kita tambah pemasangan kawat berduri,” kata dia.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengaku kaget dan tidak mengetahui apabila penyekatan menggunakan kawat berduri.

Baca Juga :  Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

“Nanti bunda lihat, karena itu kan kalau masalah penyekatan polda melalui pusat, lalu ke polres,” ungkapnya.

Menurut Eva, untuk keamanan memang harus kolaborasi oleh pemerintah dengan aparat. Saat ini yang harus dikurangi adalah mobilitas dan kerumunan.

“Yang penting masyarakat paham untuk kepatuhan dan kesehatan bersama. Maka Bunda meminta masyarakat kalau tidak penting-penting amat jangan keluar rumah,” pungkasnya.(*)

Red

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru