Ini Kata Indra Kenz soal Sisi Gelap Dunia Trading

- Jurnalis

Kamis, 27 Januari 2022 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indra Kenz. Foto: Instagram/@indrakenz

Indra Kenz. Foto: Instagram/@indrakenz

LAMPUNGCORNER.COM, Belakangan ini, kabar soal sisi gelap dunia trading dan adanya sosok afiliator, ramai jadi perbincangan netizen. Semua berawal dari aktor Ichal Muhammad yang menguak sisi lain dunia trading saat jadi bintang tamu di kanal YouTube Pantengin TV yang dipandu Gita Sinaga.

Hal tersebut rupanya berimbas buruk ke selebgram sekaligus afiliator trading, Indra Kenz. Lewat kanal YouTube-nya, pemilik nama lengkap Indra Kesuma itu memberikan penjelasan.

Awalnya, ia menceritakan bagaimana dirinya bisa menjadi afiliator salah satu aplikasi trading. Menurutnya, memiliki afiliasi di dunia trading merupakan hal yang wajar.

“Gue ini bikin konten di YouTube, edukasi trading di binary option, dari subscriber gue masih 5 ribu, 10 ribu, akhirnya berkembang. Seiring berkembang, gue punya link afiliasi. Dan itu adalah hal yang sangat wajar,” ungkap Indra Kenz.

Pria asal Medan itu kemudian secara tersirat menyinggung soal Ichal Muhammad. Saat itu, sahabat Rizky Billar tersebut mengaku sempat dihubungi pihak aplikasi trading untuk menjadi afiliator, dengan pembagian keuntungan 70 persen banding 30 persen.

“Gue bingung ketika ada orang yang out of nowhere, gak tahu dia siapa, mau artislah, mau pemeran apa, tiba-tiba dia ngomong tahu banyak hal, ‘Afiliasi 70-30, kita dapat duit dari orang yang loss.’ Buktinya mana?,” tanya Kenz.

“Padahal kalian sendiri, netizen yang budiman, kalian bisa buat account. Account binomo, account oxtrade, binary option nama pun. Account kalian bisa bikin sendiri, kalian bisa rasakan, bisa coba sendiri, langsung aja di akun demo, enggak perlu pakai uang real, selesai. Apakah itu sesuai yang mereka katakan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Menurut Indra Kenz, pernyataan artis yang mengatakan afiliator trading mendapatkan keuntungan 70 persen dari kerugian orang lain itu tidak benar. Sebab, ia telah membuktikannya.

“Untuk influencer-influencer yang sering bilang, ‘Wah afiliator ini membodohi orang, mereka dapat duit dari 70 persen hasil loss-nya orang,’ gitu ya, dibuktikan aja. Speak-nya pakai data, buktiin, lu bikin link terus lu deposit, terus lu kalahin. Dapatnya 70 persen, enggak? Jangan cuma ngomong doang,” kata Indra Kenz.

“Kita sudah buktiin itu enggak 70 persen, itu cuma bahasa marketing, mungkin kalian di-email, ditawarin sama brokernya, ‘Kak akan dapat 70-30’. 70-30 itu perhitungannya dari mana, itu kalian harus jelas,” imbuhnya.

Indra Kenz Sebut Afiliator Hanya Dapat Satu hingga Lima Persen

Indra Kenz mengaku sudah pernah tanya langsung ke pihak aplikasi trading soal pembagian keuntungan 70 persen banding 30 persen. Namun, menurutnya, pihak aplikasi trading tak tahu soal hal itu.

“Kita sudah pernah tanya ke brokernya itu 70-30 hitungannya bagaimana, dan mereka enggak bisa kasih. Ujung-ujungnya, ya, kita cuma dapat kurang lebih 1 atau 2 persen, bahkan ada yang dapat paling maksimal, mentok-mentok 5 persen doang,” jelasnya.

Baca Juga :  Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Saking kesalnya, cowok berusia 25 tahun itu menantang semua orang untuk membuktikan apakah benar keuntungan afiliator trading mencapai 70 persen.

“Dibuktiin dulu, jangan cuma ngomong, ‘Gue dapat 70, ini ada emailnya’. Buktiin. Semua orang bisa bikin, kan, link afiliasi, silakan bikin, cari aja tutorial di internet, daftar link sendiri, deposit sendiri, Rp 100 ribu saja deh buat membuktikan benar atau tidak. Rp 100 ribu, lu kalahin, lu dapat Rp 70 ribu enggak? Atau lu enggak dapat apa-apa sama sekali. Jadi, speak with data, dibuktiin, jangan cuma sembarangan menggiring opini tanpa bukti yang jelas. Gue sudah membuktikan sendiri, makanya gue berani ngomong. Itu bukan 70-30, enggak ada itung-itungannya seperti itu,” ujar Indra.

Menurutnya, keuntungan paling besar itu dimiliki oleh broker atau orang yang memiliki platform tersebut, bukan afiliator tradingnya.

“Enggak pernah logikanya broker dapat lebih sedikit. Di dunia afiliate marketing itu semuanya win win solution. Dan yang paling win win itu yang punya platform. Jadi, buktikan sendiri, gue tantangin lo ya para influencer, para artis, atau public figure yang ngomong pembagian 70-30,” ucapnya.

Laporan: Sausan Sudarjat

 

Red

Berita Terkait

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Berita Terbaru

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB